Liputan6.com, Semarang - Kebakaran hebat pada Jumat, 18 November 2016 lalu merupakan yang ketiga kalinya menimpa Pasar Waru, Semarang. Pada kebakaran kali ini, sebanyak empat los yang terdiri dari 511 petak tempat berdagang ludes tanpa sisa.
Salah satu pemilik kios penjual nasi, Nur Khasiah (45) mengatakan, ketika peristiwa terjadi, ia masih berada di rumahnya di gang 8. Sedangkan, kiosnya ada di gang 13.
"Saya dengar ada teriak pasar kebakaran. Saya langsung lari sama anak saya," kata Nur di lokasi kejadian, Jumat, 18 November 2016.
Sesampai di pasar, api sudah berkobar besar. Ia dan pedagang lainnya yang memiliki kios di bagian dalam tidak bisa berkutik. Sedangkan, pemilik kios di bagian depan langsung berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka.
"Saya sampai sini sudah besar. Katanya apinya dari tengah," kata Nur.
Lebih dari 10 mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Petugas langsung memadamkan api dari segala penjuru untuk mencegah si jago merah merambat ke kios lainnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, api sudah benar-benar padam dan dilakukan pendinginan.
Jumat Keramat?
Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu langsung datang ke lokasi saat kebakaran terjadi. "Ini ada empat los yang kena milik 350 pedagang. Dagangannya campur, ada sembako, pakaian, pokoknya ini pasar tradisional," kata Ita, biasa ia dipanggil.
Ita didampingi Kepala Dinas Pasar langsung menggelar pertemuan dengan warga dan pedagang untuk membahas relokasi sementara. "Ya kemungkinannya di depan sini (di pinggir jalan). Kalau dipindah sementara jauh-jauh kan tidak mau," kata Hevearita kepada pedagang.
Ia menambahkan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Selain itu, jumlah kerugian masih dihitung karena para pedagang baru saja menambah barang dagangannya sebelum kios terbakar.
"Diinventarisir dulu untuk kerugiannya," kata dia.
Pasar Waru sebenarnya merupakan tempat relokasi dari Pasar Progo Semarang. Ada satu los yang belum digunakan dan rencananya digunakan untuk relokasi. Satu los tersebut tidak ikut terbakar habis.
"Ada satu los, keserempet saja. Renovasi Pasar Progo rencananya 2017," kata Hevearita.
Usai pertemuan dengan warga, Ita menyampaikan keheranannya kepada Liputan6.com. Dari sekian peristiwa kebakaran pasar di Semarang, kebanyakan terjadi pada Jumat malam, sekitar Isya hingga pukul 20.00 WIB.
"Ini menarik. Entahlah ada apa. Suatu kebetulan ataukah tidak," kata Ita melalui Blackberry Messenger (BBM) kepada Liputan6.com.
Ia tidak bisa menjelaskan lebih jauh mengenai misteri ini. Namun, ia bisa menjawab jika setiap kebakaran yang menimpa pasar tradisional selalu diikuti isu pasar sengaja dibakar.
"Lha pramilo mas (makanya itu mas)..tapi tadi sudah ada yang bilang kalau listrik. Cuma yang pasti nanti dari labfor yang bisa memastikan mas," kata dia.
Misteri Los Pasar Selamat di Kebakaran Jumat Keramat
Dari lima los yang ada di pasar, hanya satu los yang selamat dalam kebakaran di Jumat malam kemarin.
Copy Link
Batalkan
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai8 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial22 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357442/original/090884500_1790248073-cek_fakta_pupr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357195/original/038011000_1790236151-HOAX__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5372348/original/034637900_1759740027-meteor_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261105/original/086134600_1781680485-BSU_-_cek_fakta.jpg)