Liputan6.com, Karo - Aktivitas vulkanologis Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, semakin intens. Masyarakat di seputar salah satu gunung tertinggi di Sumut itu terus diimbau untuk menjauhi zona merah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Petugas Piket Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang juga pengamat Gunung Sinabung, Ardi mengatakan hari ini, Senin (31/10/3016), terjadi erupsi disertai guguran awan panas dengan jarak luncur 3.000 meter ke arah tenggara-timur dan tinggi kolom abu 1.000 meter dari puncak.
"Itu erupsinya tercatat pukul 08.33 WIB tadi, dengan angin sedang ke arah timur, amp 120 mm, dan lama gempa 344 detik," kata Ardi saat dihubungi Liputan6.com.
Kemudian, kata dia, erupsi kembali menyusul pada pukul 09.49 WIB disertai awan panas guguran dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah tenggara-timur dan tinggi kolom 500 meter. Guguran awan panas kembali terjadi pada pukul 11.00 WIB dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah tenggara-timur dengan tinggi kolom 500 meter.
"Dengan kondisi seperti ini, imbauan agar warga tidak memasuki daerah zona merah karena potensi letusan dan awan panas masih tinggi, mengingat besarnya kubah lava di puncak Gunung Sinabung. Terakhir, hasil pengukuran 2,4 juta m3. Mengingat sedang musim hujan, warga juga diimbau mewaspadai bahaya lahar," ujar Ardi.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional Sutopo Purwo Nugroho menyebut, Gunung Sinabung berstatus awas level IV, dengan potensi guguran awan panas yang masih saat tinggi. Pihaknya berharap masyarakat menaati imbauan PVMBG.
Awan Panas Meluncur hingga 3 Km dari Puncak Sinabung
Guguran awan panas meluncur tiga kali dari puncak Gunung Sinabung sejak pagi tadi.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1390108/original/054547300_1477891456-WhatsApp_Image_2016-10-31_at_12.07.39.jpeg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358245/original/052346800_1790327542-HOAX__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)