Liputan6.com, Pekanbaru - Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Riau kembali menangkap terduga penjual serum palsu berinisial W. Sejak ditangkap pada 7 Agustus 2016 lalu, W diperiksa intensif untuk mengungkap jaringannya di Kota Bertuah.
"Dengan ditangkapnya W, berarti sudah empat tersangka tersangka serum yang ditetapkan Polresta," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa (9/8/2016).
Sebagai barang bukti, penyidik menyita lima ampul antitetanus serum serta tujuh serum antibisa ular. Barang bukti lainnya masih dicari, termasuk pemeriksaan saksi.
Menurut Guntur, kasus serum palsu masih terus dikembangkan sehingga tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka terus bertambah. Dengan terungkapnya kasus ini, Guntur mengimbau masyarakat Riau waspada dan berhati-hati memilih tempat penjualan obat serta pandai memilih tempat berobat.
"Cari apotek dan klinik kesehatan yang legal. Namun demikian, kepolisian meminta warga tidak khawatir karena terus menelusuri dan membongkar bisnis ilegal itu," ujar Guntur.
Sebelum W, kepolisian sudah menetapkan BY sebagai pemilik apotek di Jalan Hang Tuah, kemudian SA dan PS selaku pengedar serum palsu di Kecamatan Rumbai.
Polisi juga menetapkan seseorang berinisial R ke dalam daftar pencarian orang (DPO) karena menjadi distributor serta meracik serum palsu untuk dijual di Pekanbaru.
"Sejauh ini dari para tersangka, sudah ada 200 serum diduga palsu yang disita sebagai barang bukti. Adapun yang palsu dimaksud adalah serum antitetanus dan serum antibisa ular," tutur Guntur.
Untuk menggali jaringan peredaran serum palsu dan melengkapi tersangka, sejauh ini sudah ada sembilan saksi yang diperiksa. Jumlah itu terdiri dari pihak Dinas Kesehatan dan orang yang mengetahui peredaran serum palsu. Seperti disampaikan Kapolsek Rumbai Komisaris R Saragih.
"Dua orang yang diperiksa merupakan ahli. Satu dari dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan). Satu lagi dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau," ujar Saragih.
Selain dua orang tersebut, tujuh saksi lainnya merupakan saksi fakta. Dengan rincian, tiga saksi merupakan distributor dan satu orang lainnya merupakan penyuplai obat-obatan dari Bandung.
"Juga ada petugas jaga malam. Satu orang sales, dan satu orang lainnya saksi dari tempat kerja tersangka PS," terang R Saragih.
Akibat serum palsu ini, ratusan apotek dan klinik kesehatan di Pekanbaru diawasi ketat petugas. Kepolisian tak ingin serum palsu dijual bebas ke masyarakat luas karena membahayakan.
Setidaknya ada 350 apotek serta seratusan klinik di Pekanbaru masuk daftar pengawasan polisi. Selain itu, kepolisian juga berencana memverifikasi ulang ratusan apotek dan klinik tersebut.
Penjual Serum Palsu Tambah Jumlah Tersangka Jadi 4
Jumlah tersangka serum palsu tidak menutup kemungkinan terus bertambah.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1277539/original/032047100_1467193191-20160629_105533.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
- Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD23 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
- Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
- Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769280/original/060584600_1710211493-cek_fakta_tahanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361902/original/027437400_1790753188-HOAX__27_.jpg)