Liputan6.com, Pare-Pare - Nindi, bayi berusia 12 hari, menjadi korban penyanderaan Suryani Abbas yang dikenal sebagai rentenir di Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Penyanderaan bayi mungil itu bermula saat Amel, ibu kandungnya, melahirkan di RS Soemantri, Pare-Pare, pada 19 Juli 2016 lalu.
Amel yang kebingungan membiayai persalinannya nekat meminjam uang kepada Suryani, warga Jalan Kesuma Timur, Kota Pare-Pare.
"Saya meminjam duit Rp 1,7 juta kepada Suryani. Kala itu untuk menebus biaya persalinan di RS Soemantri atas kelahiran Nindi, bayi saya," kata Amel, Jumat (5/8/2016).
Selang beberapa hari, Suryani datang ke rumah Amel untuk menagih utang, tapi nilainya sudah berlipat-lipat, yakni Rp 3,5 juta. Menurut Suryani, angka itu termasuk bunga pinjaman.
"Saya dan suami (Iswandi) belum dapat uang untuk membayar utang, sehingga Suryani langsung mengambil bayi saya (Nindi) yang saat itu sementara menetek di pangkuan saya," tutur Amel.
Suryani lalu membawa Nindi dan disandera selama tiga hari agar Amel dan suaminya bisa membayar utangnya kepada Suryani. "Bayi saya disandera selama tiga hari dua malam," ujar Amel.
Menurut Amel, Suryani menetapkan besaran utangnya secara sepihak. Suryani juga mengambil bayi Amel sebagai jaminan untuk melunasi utang dalam kurun waktu dua minggu.
"Saya bekerja sebagai pelayan di salah satu warung di bilangan Jalan Reformasi, Pare-Pare dan suami saya hanya buruh bangunan," ucap Amel.
Karena belum cukup uang untuk menebus utangnya, Amel pun mengadukan penculikan bayinya oleh Suryani ke Mapolres Pare-Pare, Sulsel, pada Kamis, 4 Agustus 2016.
Upayanya berhasil. Bayi mungil itu kembali ke pelukannya setelah dibantu aparat Polres Pare-Pare. Ia juga diberi kelonggaran untuk mencicil utangnya kepada rentenir itu sebesar Rp 500 ribu per minggu.
"Saya disuruh bertanda tangan di atas perjanjian untuk tetap membayar utang dengan cara dicicil sebesar Rp 500 ribu per minggu," ucap Amel.
Rentenir Sandera Bayi Usia 12 Hari demi Rp 3,5 Juta
Amel yang kebingungan membiayai persalinannya nekat meminjam uang kepada Suryani, warga Jalan Kesuma Timur, Kota Pare-Pare.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1308415/original/053054300_1470374084-photo_2016-08-05_00-05-31-768x576.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354030/original/018131800_1789992594-cek_fakta_KM_Virgo_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769936/original/006475700_1710237097-bank_papua_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)