Sukses

Jawab Tantangan Ridwan Kamil, Mahasiswa Gagas Tas Sampah Portabel

Liputan6.com, Bandung - Kontes Andai Aku Wali Kota yang digagas Wali Kota Ridwan Kamil diperpanjang sampai 15 Maret 2016. Ratusan ide meluncur deras ke laman iuran.id. Ide-ide cerdas pun terkumpul.

Salah satu yang paling banyak dikomentari sesama peserta kontes adalah ide yang diluncurkan Ade Fulki. Warga Bandung yang berstatus mahasiswa itu mengusulkan adanya Tas Sampah Gratis. Ide itu hanya salah satu dari tujuh ide lain yang di-postingnya.

Kebiasaan warga yang malas membuang sampah pada tempatnya menjadi alasan Ade untuk melontarkan ide tersebut. Dengan memberikan tas sampah gratis kepada warga Bandung maupun pendatang, kebersihan akan lebih mudah dijaga.

Ade mengungkapkan, tas itu berfungsi sebagai tempat sampah, tempat botol, dan tempat puntung rokok. Pembagian sampah dibagi menjadi 2 jalur.


Khusus untuk warga Bandung, pemberianĀ tas sampah gratis bisa melalui setiap RW di Kota Bandung. Sedangkan jalur kedua adalah menyediakan stand di beberapa titik yang ramai dilalui pendatang atau di sebuah acara tertentu.

"Untuk pembagiannya setiap orang tidak bisa mendapatkan lebih dari satu tas, caranya bagaimana? Cara yang paling ampuh yaitu dengan pendataan secara online," tulis Ade di laman iuran.id, pada 15 Januari 2016 lalu.

Menurut Ade, tas sampah itu bisa dijadikan tas selempang ataupun tas pinggang, tergantung keinginan si penguna. Agar fungsinya tidak berubah menjadi tempat menyimpan uang atau gadget, kompartemen tas akan didesain sedemikian rupa.

"Khusus untuk puntung rokok disediakan tempat yang bisa tahan panas, biar tasnya ga leleh juga," imbuh Ade.

Ide yang digagas Ade diapresiasi. Bahkan, beberapa orang membantu menyempurnakan ide tersebut. Salah satunya Irvansyah Aulia. Menurut dia, sampah rokok bisa dilapisi kaleng, sedangkan untuk sampah bisa dilapisi plastik.

Akun lainnya bahkan menganjurkan agar Ade segera memproduksi tas tersebut. Syarif Hidayatullah beralasan agarĀ Pemkot Bandung bisa langsung membeli barang darinya.

"Kalaupun misalnya Pemkot Bandung (pandang sebelah mata), akang bisa bergerak secara mandiri, bikin gebrakan tanpa nunggu dari Pemerintah. Lanjutkan!," tulis Syarif.

Jika usulan Ade menang, ia berkesempatan untuk nongkrong bareng seharian dengan Ridwan Kamil sembari berdiskusi mewujudkan idenya.

Loading