Sukses

Besaran Diskon Tarif Tol Diskon Saat Mudik Lebaran Diserahkan ke BUJT

Liputan6.com, Jakarta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) berencana memberikan diskon tarif tol saat mudik Lebaran. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyerahkan besaran diskon tarif tol kepada masing-masing BUJT.

Anggota BPJT dari Unsur Pemerintah, Agita Widjajanto mengatakan pihaknya memang menghimbau BUJT untuk memberikan diskon tarif tol saat mudik Lebaran. Namun untuk besarannya diserahkan kepada masing-masing BUJT.

"Jadi ini nanti diserahkan kepada masing-masing BUJT. Kalau BUJT mau memberikan diskon, ya silahkan. Besarannya kita kembalikan kepada mereka (BUJT)," ujar dia di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Agita menjelaskan, pemberian diskon ini bukan hanya sebagai salah satu bentuk layanan yang diberikan oleh pengguna jalan tol, tetapi juga sebagai upaya untuk menekan kemacetan saat arus puncak mudik. Caranya, pemberian diskon bisa diberikan bukan saat puncak arus mudik.

"Karena kapasitas kita (jalan tol) kan terbatas. Kalau misalnya ada diskon orang akan tertarik supaya tidak hanya di satu waktu, mereka (BUJT) biasanya memberikan diskon. Kalau bisa dilambatkan mudiknya, mendekati hari H, mereka akan kasih diskon," kata dia.

Dengan adanya diskon ini, lanjut Agita, arus mudik yang melewati jalan tol diharapkan lebih merata dan tidak menumpuk di satu hari yang sama.

"Supaya puncak mudiknya tidak tinggi dan lebih merata itu bisa dilakukan dengan mekanisme diskon," tandas dia.

2 dari 2 halaman

Hore, Semua Ruas Tol Dapat Diskon pada Mudik Lebaran 2019

Semua operator jalan tol pada akhirnya sepakat mengenai pemberian diskon tarif jalan tol saat arus mudik. Hal ini setelah mereka mengadakan pertemuan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pagi ini.

Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono memastikan tujuan pemberian diskom tarif jalan tol ini untuk memecah arus kendaraan supaya tidak menumpuk dalam satu hari perjalanan.

"Jadi yang diatur oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) mendiskusikan dengan BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) nya apakah H-3 atau H-7 sesuai dengan jadwal Perhubungan, mustinya di peak nya itu, atau mungkin sebelumnya, atau sesudahnya supaya nyebar orang, mekanisme diskon ini juga kita pakai sebagai instrumen untuk mengatur flow nya sehingga tidak semua orang pada tanggal tertentu," kata Basuki di DPR RI, Selasa (21/5/2019).

Hanya saja, ia memastikan sampai saat ini belum ada keputusan mengenai berapa besaran diskon yang diberikan. Hanya saja, semua BUJT sepakat memberikan diskon.

Diskon yang diberikan pada seluruh ruas jalan tol yang sudah beroperasi ini menjadi pembeda jika dibandingkan tahun lalu, dimana diskon diberikan hanya di beberapa ruas jalan tol.

"Besaran diskonnya sudah sama, semua sudah sepakat untuk memberikan diskon di semua ruas jalan tol," tegasnya.

Loading