Anies Akui Tak Beri Wejangan Khusus ke Cak Imin Jelang Debat: Sudah Bagus

Calon Presiden (Capres) nomor urut satu Anies Baswedan, mengakui tidak ada wejangan khusus yang diberikan kepada Cawapres Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Menurutnya, Cak Imin bakal menampilkan performa terbaik.

Diterbitkan 21 Januari 2024, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Calon Presiden (Capres) nomor urut satu Anies Baswedan, mengakui tidak ada wejangan khusus yang diberikan kepada Cawapres Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Menurutnya, Cak Imin bakal menampilkan performa terbaik.

"Nggak (ada wejangan) kok bagus juga, nanti malam juga," kata Anies usai kampanye akbar di Lapangan Pinang Selection, Tangerang, Banten, Minggu (21/1/2024).

Anies menyatakan, Cak Imin cukup akrab dengan tema debat cawapres yang diangkat malam ini. Khususnya, kata Anies terkait dengan tema pangan.

Adapun teman debat cawapres hari ini meliputi pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

"Saya rasa gini, tema nanti malam tema yang Gus Imin sangat dekat apalagi terkait dengan pangan, pertanian itu sesuatu yang selama ini jadi fokusnya. Jadi saya optimis, bahwa nanti malam rakyat Indonesia akan ikut merasakan bahwa gagasan yang dibawa oleh pasangan Anies-Muhaimin adalah gagasan untuk memakmurkan semuanya," jelas Anies.

Anies menilai, debat capres-cawapres merupakan penyampaian gagasan yang dibawa apabila memimpin Indonesia. Dia berharap, setiap gagasan yang disampaikan pasangan calon (paslon) dalam debat menjadi rujukan bagi masyarakat sebelum menentukan pilihan.

"Sebetulnya yang penting dalam debat itu kesempatan bagi rakyat untuk mendengar apa yang menjadi pikiran, gagasan, cara berfikir, termasuk cara mengendalikan emosi, pikiran, cara menyampaikan karena, ketika nanti bertugas akan menghadapi situasi yang macam-macam," kata dia.

 

Jadi Kesempatan Bagi Masyarakat

Debat, lanjut dia menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pengamatan menyeluruh terhadap calon pemimpin. Termasuk, kata dia soal watak dan cara bersikap seorang pemimpin.

"Kalau nanti berada di pemegang kewenangan dia bisa berpikir tenang tidak dia? bisa ambil keputusan dengan tenang tidak? Bisa berfikir dengan runut tidak? Bisa mengambil langkah secara logis tidak? Nah itu kesempatan untuk dia. Jadi nanti malam saya rasa akan terlihat disitu," ucapnya.

 

Tema Debat

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) memastikan, debat ke empat Pilpres 2024 sudah menghasilkan kesepakatan antara tim sukses ketiga pasangan calon, tv pool dan KPU RI sebagai penyelenggara.

Komisioner KPU RI August Mellaz mengatakan, salah satu hal yang disepakati adalah tentang tema debat yang awalnya mengandung tujuh tema dirampingkan menjadi enam.

"Dari tujuh tema itu kemudian kami sudah tata menjadi enam tema," kata Mellaz di Kantor KPU RI Jakarta, Rabu (17/1/2024).

Mellaz kemudian merinci, enam tema yang akan dibahas dalam debat yang akan berlangsung pada 21 Januari 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) pada pukul 19.00 WIB itu adalah pertama pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup. Kedua, sumber daya alam dan energi.

"Tema ketiga adalah soal pangan. Tema keempat yaitu agraria. Tema kelima, masyarakat adat dan tema keenam desa," rinci Mellaz.

Jika membandingkan dengan yang sebelumnya, diketahui awalnya ada tujuh tema pada debat ke empat yaitu energi, sumber daya alam (SDA), pangan, pajak karbon, lingkungan hidup, agraria, dan masyarakat adat.