Erick Thohir dan Keluarga Undang Prabowo Makan Siang, Titip Pesan Ini

Menteri BUMN Erick Thohir mengundang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam jamuan makan siang bersama di rumahnya, kawasan Menteng Jakarta Pusat.

Diperbarui 01 November 2023, 14:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir mengundang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam jamuan makan siang bersama di rumahnya, kawasan Menteng Jakarta Pusat.

Prabowo hadir dengan mobil putih Alphard berplat B 108 PSD.

“Saya merasa sangat terhormat kedatangan Bapak Prabowo ke rumah saya, makan bersama istri dan anak-anak saya. Ini sesuatu yang luar biasa Pak,” kata Erick usai jamuan siang di rumahnya, Selasa (31/10/2023).

“Ini kehormatan juga bagi saya. Kehormatan saya diundang,” jawab Prabowo.

Erick menampik ada perbincangan serius saat bersama Prabowo hari ini. Menurut dia, obrolan disampaikan tidak terlalu berat.

Hanya saja ada pesan khusus dari putri Erick Thohir yang bernama Asya kepada Prabowo selaku calon presiden di Pemilu 2024.

“Anak saya yang perempuan, Asya, nitip mimpinya dia ke Bapak Prabowo, Indonesia ke depan hijau,” pesan Asya ditirukan Erick.

Mendengar hal itu, Prabowo mengamini dan memastikan Indonesia akan menjadi seperti yang diimpikan. “Green Indonesia,” pungkas Prabowo.

Sebagai informasi, Prabowo tiba di kediaman Erick sekira pukul 1 siang. Pertemuan berlangsung tertutup dan disudahi sekira menjelang pukul 3 sore.

 

Jokowi: Saya Ajak Pemilu Tidak Saling Fitnah dan Menjelekkan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan isi pembicaraan saat makan siang bersama tiga bakal calon presiden (capres) di Istana Merdeka Jakarta, Senin 30 Oktober 2023.

Jokowi mengajak tiga capres yakni, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan mengawal agar Pemilu 2024 berjalan tanpa ada saling fitnah.

"Ya saya mengajak untuk menjaga bersama-sama agar pemilu berjalan dengan damai, tidak ada saling fitnah memfitnah," kata Jokowi di Pasar Bulan, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (31/10/2023).

Dia juga mengajak ketiga capres untuk menghindari kampanye negatif yang saling menjelekkan dan merendahkan. Jokowi ingin Pemilu 2024 diisi dengan adu program dan gagasan.

"Tidak ada kampanye negatif, tidak ada saling menjelekkan, tidak ada saling merendahkan, tetapi dengan adu program, adu gagasan. Saya kira itu, rakyat menginginkan itu," jelas dia.

Terkait pertemuan dengan cawapres, Jokowi menyebut hal itu merupakan urusan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Menurut dia, Ma'ruf Amin akan mengundang para cawapres untuk bertemu.

"Nanti ya Pak Wapres yang akan mengundang," ujarnya.

 

Demokrat: Ini Memberi Kontribusi Membuat Suasana Teduh Jelang Pilpres

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan, pertemuan tersebut adalah bentuk silaturahmi kebangsaan antara Presiden Jokowi dengan ketiga bakal calon presiden.

“Ya tentu kami respon positif. Kami menilai ini akan memberikan kontribusi pada terciptanya suasana yang teduh dan kondusif menjelang memasuki tahapan penetapan cawapres dan cawapres serta masa kampanye pemilu,” tulis Kamhar melalui pesan singkat diterima, Selasa (31/10/2023).

Kamhar melanjutkan, Partai Demokrat berpandangan jika terjalin dan terjaga hubungan yang baik antar elit, apalagi sering terpublikasi silaturahim dan kebersamaan maka efek positif pesta demokrasi akan sampai di level akar rumput.

“Sehingga suasana kondusif bisa terus terjaga. Kebersamaan seperti ini menjadi soft campaign berpolitik yang dibangun di atas kebersamaan dan riang gembira,” yakin dia.