Liputan6.com, Serang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banten akan memantau tindak kecurangan selama masa tenang perhelatan akbar Pilkada Serentak 9 Desember 2015. Masa tenang dan pembersihan alat peraga pilkada serentak dijadwalkan pada pada 6-8 Desember.
"Hari tenang pengawasan akan lebih ketat lagi, terutama soal kampanye terselubung, alat peraga akan disterilkan, kampanye hitam, dan serangan fajar," ujar Ketua Bawaslu Banten Pramono U Tantowi saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Banten, Jumat (4/12/2015)
Para 'pemain' yang ada di tingkat kampung, desa, hingga kecamatan akan menjadi titik fokus pencegahan terjadinya politik uang dalam pilkada serentak di Provinsi Banten.
Â
Baca Juga
- PBNU: ‎Gunakan Hak Pilih Sesuai Nurani, Bukan karena Uang
- Hari Pencoblosan Kian Dekat, Polda Riau Perketat Penjagaan
- Jelang Pencoblosan, Pilkada di Sumbar Rawan Politik Uang
"Sistemnya, aparat pengawasan yang di bawah akan mencemati aktor-aktor lokal pelaku kampanye terselubung dan serangan fajar. Karena setiap tahunnya, aktornya selalu itu," tegas dia.
Sebanyak 4 kabupaten dan kota di Provinsi Banten akan melaksanakan Pilkada Serentak 9 Desember 2015, yakni, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, dan Kota Tangerang Selatan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/946574/original/096963000_1438754729-pilkada-serentak-11-yos-150805.jpg)