Bawa Teknologi Canggih, Honda Pamer CB400 Super Four E-Clutch di Tokyo

Honda kembali memperkenalkan sepeda motor konsep terbarunya, CB400 Super Four E-Clutch Concept di ajang Tokyo Motorcycle Show 2026

Diterbitkan 29 Maret 2026, 18:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Honda kembali memperkenalkan sepeda motor konsep terbarunya, CB400 Super Four E-Clutch Concept di ajang Tokyo Motorcycle Show 2026. Model ini, merupakan evolusi dari lini legendaris CB400, yang sudah dikenal sejak era 1990-an, sekaligus membawa sejumlah pembaruan signifikan di sektor teknologi dan performa.

Tak hanya satu model, jenama asal Jepang ini juga menampilkan versi sport full fairing, yaitu CBR400R Four E-Clutch Concept. Kedua motor ini menjadi bagian dari strategi Honda untuk menghidupkan kembali motor bermesin empat silinder di kelas menengah, dengan pendekatan yang lebih modern.

Disitat dari Paultan, untuk CB400 Super Four anyar ini, Honda menyematkan sasis dan suspensi yang benar-benar baru.

Model ini dibekali dengan mesin inline-four DOHC 16 katup yang dikembangkan dari nol, menjanjikan performa lebih halus sekaligus responsif di berbagai kondisi berkendara.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran teknologi E-Clutch. Sistem ini memungkinkan kopling bekerja secara elektronik, sehingga pengendara tidak perlu lagi menarik tuas kopling saat memulai jalan, berhenti, atau melakukan perpindahan gigi.

Teknologi tersebut diklaim mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih mulus dan praktis.

Selain itu, Honda juga membekali motor ini dengan sistem throttle-by-wire untuk meningkatkan presisi bukaan gas.

Panel instrumen pun kini mengusung layar TFT-LCD berwarna, menggantikan model LCD monokrom pada generasi sebelumnya, sehingga memberikan tampilan informasi yang lebih modern dan informatif.

Jadwal Produksi Masih Abu-Abu

Meski masih berstatus konsep, kemunculan kedua motor ini menjadi sinyal kuat bahwa Honda tengah menyiapkan generasi baru motor sport 400 cc dengan teknologi yang lebih canggih.

Namun, hingga saat ini belum ada kepastian apakah model tersebut akan masuk ke tahap produksi massal dalam waktu dekat.