BYD Song Ultra Meluncur, Punya Tenaga Buas 362 Tenaga Kuda

BYD Kembali memperluas jajaran model listriknya, dengan meluncurkan Song Ultra, SUV bertenaga baterai yang menjanjikan performa tinggi, dibandingkan varian lain di seri Song

Diterbitkan 11 Januari 2026, 14:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - BYD Kembali memperluas jajaran model listriknya, dengan meluncurkan Song Ultra, SUV bertenaga baterai yang menjanjikan performa tinggi, dibandingkan varian lain di seri Song. Model ini hadir, sebagai jawaban untuk konsumen yang mencari kendaraan engan dimensi besar dan performa agresif.

Disitat dari Carnewschina, dimensi Song Ultra memiliki ukuran 4.850 mm panjang, 1.910 mm lebar, dan 1.670 mm tinggi, serta jarak sumbu roda 2.840 mm, menjadikannya lebih besar daripada model hybrid dan listrik lain di seri Song. Bobot kosongnya berkisar 1.990 kg hingga 2.050 kg, tergantung konfigurasi.

Tenaga menjadi daya tawar utama dari Song Ultra, dengan dibekali motor listrik berkode TZ200XYAV dengan daya puncak mencapai 270 kW (setara 362 hp), yang mampu menggerakkan SUV ini hingga kecepatan maksimum 210 km/jam.

Energi dikemas dalam baterai Blade khas BYD yang dikenal memiliki tingkat keamanan dan ketahanan tinggi.

Jika dibandingkan dengan saudara-saudaranya, Song Ultra jelas unggul dalam hal tenaga. Model lain di seri ini seperti Song L DM-i, Song Pro DM-i, dan Song L EV masing-masing hanya mengandalkan motor listrik dengan output lebih rendah, yakni 160 kW, 120 kW, dan 230 kW.

Posisi tersebut menempatkan Song Ultra sebagai varian yang paling bertenaga di lini Song.

Dengan kombinasi performa tinggi, ukuran besar, dan fitur teknologi canggih, BYD Song Ultra diproyeksikan menjadi pesaing serius di segmen SUV listrik global, sekaligus memperkuat posisi BYD sebagai salah satu pemain kunci di industri kendaraan listrik.

BYD Bakal Pasang Sensor LiDAR di Seagull dan Dolphin, Fiturnya Bakal Makin Canggih

BYD akan menghadirkan sensor LiDAR untuk model hatchback entry-level, Seagull dan Dolphin yang dijual di pasar domestik China. Informasi ini terungkap dari dokumen uji tipe terbaru yang dirilis regulator otomotif setempat, menunjukkan bahwa sensor presisi tinggi tersebut kini tersedia di segmen yang selama ini belum dilengkapi teknologi tersebut.

Menurut pengajuan dari Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) China, kedua model tersebut akan dilengkapi sensor LiDAR secara opsional, saat proses homologasi domestik.

Disitat dari Carnewschia, regulasi itu juga memuat foto sensor yang dipasang di bagian atap kendaraan, yang menjadi indikasi kuat bahwa sistem bantuan mengemudi pada hatchback ini akan ditingkatkan secara signifikan.

Dalam dokumen disebutkan, sensor LiDAR ini diperkirakan akan meningkatkan kapabilitas persepsi kendaraan, dan memperluas fungsi sistem bantuan mengemudi yang tersedia saat ini pada kedua hatchback ini.

Penambahan LiDAR kemungkinan terkait dengan penggunaan sistem bantuan mengemudi lanjutan DiPilot 300 atau yang dikenal dengan nama domestik God’s Eye B.

Â