Tekan Kesalahan Kerja, Suzuki Kenalkan AI Analisis Cerdas Ollo Factory

Suzuki Motor Corporation bersama perusahaan teknologi asal Jepang, Ollo Inc., resmi memperkenalkan perangkat lunak Artificial Intelligence (AI) analisis kerja dengan nama “Ollo Factory”.

Diterbitkan 24 Desember 2025, 17:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Suzuki Motor Corporation bersama perusahaan teknologi asal Jepang, Ollo Inc., resmi memperkenalkan perangkat lunak Artificial Intelligence (AI) analisis kerja dengan nama “Ollo Factory”.

AI analisis kerja tersebut dikembangkan dan disediakan oleh Ollo yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang, yang perakitannya di pabrik mesin pada Desember 2025.

Hal tersebut merupakan bagian dari inisiatif Suzuki Smart Factory untuk meningkatkan analisis kerja. 

Dikutip dari laman Global Suzuki, Selasa (23/12/2025), Suzuki berencana secara bertahap memperkenalkan Ollo Factory di seluruh pabrik domestik Jepang.

Tak hanya itu, Suzuki juga mempertimbangkan perluasan penggunaan Ollo Factory secara global untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas di masa yang akan datang. 

Suzuki berkomitmen mempromosikan digitalisasi dan manajemen kualitas tingkat lanjut di lokasi produksi melalui inisiatif Suzuki Smart Factory.

Hal tersebut diharapkan sebagai upaya konsisten perusahaan guna menghadirkan produk berkualitas kepada pelanggan. 

Pejabat Manajemen Senior Suzuki Motor Corporation, Kazuo Ichino, mengungkapkan kolaborasi dengan Ollo Inc., sudah dimulai setahun yang lalu.

Suzuki berharap teknologi AI mereka secara efisien mentransfer keterampilan tingkat lanjut dari pekerja berpengalaman kepada pendatang baru.

“Di Suzuki, kami berkonsultasi mengenai tantangan untuk secara mendasar mengatasi cacat kronis yang terjadi sekitar sekali atau satu kendaraan per bulan, dan membahas potensi efektivitas deteksi titik kerja penting secara real-time dalam waktu siklus produksi. Ollo mengusulkan solusi untuk mengatasi tantangan ini,” ujar Kazuo. 

Latar belakang serta tujuan dari Ollo Factory adalah dengan memvisualkan variasi dalam proses kerja dan mendukung pembentukan teknik pekerja terampil serta prosedur kerja standar.

Dengan pabrik domestik Suzuki yang menjadi basis produk utama, berperan dalam mendemonstrasikan teknologi dan pengetahuan.

Tak hanya itu, Ollo Factory secara otomatis mengekstrak prosedur kerja dan mengidentifikasi pemborosan hingga mencapai efisiensi kerja dan stabilisasi kualitas. 

Dengan fungsi deteksi secara real-time, Ollo Factory dapat mendeteksi kelalaian dan kesalahan seperti pengencangan sekrup yang terlewatkan di tempat, dengan tujuan mencegah produk cacat beredar keluar. 

Fitur Utama Pabrik Ollo

Ollo Inc memiliki beberapa fitur utama berbasis teknologi AI yang kompatibel dengan perangkat lunak., seperti analisis video AI, analisis presisi tinggi, dan standarisasi kualitas pendeteksi.

CEO Ollo Inc., kento Kawai mengungkapkan perusahaannya telah berkembang bersama dengan berbagai perusahaan guna mendukung transformasi digital di lokasi manufaktur. Tak hanya itu, ia juga senang dapat berkolaborasi dengan Suzuki. 

“Kami telah lama menghormati Suzuki sebagai perusahaan yang berpikiran maju dan aktif mempromosikan pemanfaatan AI. Keunggulan “Ollo Factory,” seperti pembuatan manual kerja otomatis, identifikasi pemborosan, pelatihan karyawan baru yang efisien, dan deteksi anomali secara real-time, sangat sesuai dengan lokasi manufaktur Suzuki,” jelas Kento. 

 1. Analisis Video AI yang Kompatibel dengan Perangkat Pintar

Dengan mengunggah video kerja yang direkam menggunakan ponsel pintar atau tablet, AI dapat secara otomatis melakukan segmentasi dan menganalisis elemen-elemen pekerjaan. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk identifikasi pemborosan, dan pertimbangan alokasi personel yang optimal.

2. Analisis Presisi Tinggi Menggunakan Kamera yang Dapat Dipakai

Dengan menutupi titik buta yang umum terjadi dalam proses perakitan mobil menggunakan rekaman kamera yang dapat dikenakan, perbedaan pergerakan antara pekerja baru dan pekerja terampil serta kendala yang mungkin terjadi dianalisis secara detail. Hal ini mengarah pada peningkatan efisiensi pelatihan dan aktivitas peningkatan yang lebih tepat sasaran.

3. Standardisasi Kualitas melalui Deteksi Anomali Secara Real-Time

AI mendeteksi kesalahan kerja di tempat dan mengeluarkan peringatan langsung untuk mendorong respons. Hal ini berkontribusi pada otomatisasi deteksi produk cacat, pencegahan keluarnya produk cacat, dan standarisasi kualitas global.

Perlu diketahui Ollo adalah perusahaan rintisan AI yang berasal dari Laboratorium Matsuo Universitas Tokyo, yang mengembangkan dan menyediakan AI analisis kerja yang berfokus pada manufaktur, yaitu "Ollo Factory".

Perangkat lunak ini menganalisis video kerja yang direkam oleh kamera yang dapat dikenakan atau ponsel pintar, menawarkan fitur-fitur seperti pembuatan manual kerja otomatis, identifikasi limbah, pengembangan sumber daya manusia, dan deteksi anomali secara real-time.