Sukses

Bersihkan Lampu Mobil Pakai Semprotan Serangga, Pria Ini Kaget dengan Hasilnya

Liputan6.com, Jakarta - Ada beberapa cara membersihkan lampu mobil yang menguning. Salah satunya menggunakan pasta gigi.

Namun jangan asal membersihkannya dengan semprotan serangga seperti yang dilakukan pria ini. Dikutip dari Jalopnik, Kamis (29/7/2021), Jason Torchinsky menggunakan semprotan cairan pengusir serangga untuk membersihkan lampu mobil bagian depan yang keruh.

Torchinsky melakukan tindakan ekstrem ini setelah melihat video di aplikasi Tiktok. Video yang diunggah @victoria650 di Tiktok, telah menjadi tren membersihkan lampu menggunakan semprotan serangga.

Terlihat jelas bahwa lampu yang keruh dapat berubah menjadi bening seperti kristal. Hal ini tentunya mendorong Torchinsky dan istri untuk langsung mengikuti eksperimen tersebut.

"Itu menyenangkan dan kami melakukannya dengan gembira. Jadi saya tidak berhenti untuk berpikir mengapa hal ini bekerja begitu cepat dan sangat efektif," ujar Torchinsky.

Ia pun kaget setelah melihat hasil dari eksperimen yang hanya dilihatnya lewat sosial media itu. "Faktanya, saya sangat terkejut dengan reaksinya. Saya mencobanya pada lampu belakang yang masih bening dan terkesan dengan hasilnya," kata dia.

Sayangnya plastik sebagai pembalut paling luar lampu, sedikit meleleh akibat semprotan pengusir serangga. Namun, hasilnya masih masuk dalam kategori sangat baik.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Ini Penyebabnya

Hal ini disebabkan semprotan pengusir serangga mengandung bahan kimia yang disebut DEET (N-Diethyl-meta-toluamide). 

DEET merupakan pelarut yang cukup baik dalam melunakkan plastik keras, seperti pada lampu mobil. Ketika menyemprotkan DEET pada kain lap dan menyekanya pada lampu, lapisan luar plastik akan hilang secara efektif. DEET juga dapat menghilangkan kotoran dan bahan yang teroksidasi.

Sayangnya plastik akan menjadi lengket dan mudah dibentuk, berujung pada adanya kemungkinan untuk menjadi kembali keruh.

"Dalam kasus lampu mobil, kami sepertinya beruntung karena masih terlihat cukup bagus. Lampu belakang saya, kemungkinan karena mereka adalah jenis plastik yang lebih tua dan lebih berpori, tidak berjalan dengan baik dan kembali keruh," kata dia.

 

Penulis: Angela Irena Mihardja

Sumber: Dream.co.id

3 dari 3 halaman

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19