Sukses

Stok Mobil Lelang Berlimpah di Masa Pandemi, Efek Tarikan Leasing?

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi sektor industri yang terdampak Pandemi Corona Covid-19, penjualan mobil mengalami penurunan, tak terkecuali kendaraan bekas. Menjadi salah satu metode penjualan, sistem lelang diakui lebih memiliki banyak pilihan.

"Memang kalu ditanya banyak stok secara jumlah kami mengalami kenaikan meskipun penjualan memang turun," kata Presiden Direktur PT Balai Lelang Serasi (Ibid), Daddy Doxa Manurung kepada Liputan6.com, Selasa (23/6/2020).

Hal itu tak terlepas dari imbas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta.

"Karena waktu PSBB kemarin itu teman-teman yang enggak punya online ga buka. Akhirnya mereka jual ke yang punya online. Yang punya sistem online itu enggak terlalu banyak, akhirnya menumpuk ke kami," ujar Daddy.

Saat disinggung adakah kemungkinan kenaikan unit kendaraan karena banyaknya mobil yang ditarik leasing akibat tak mampu membayar cicilan, Daddy menegaskan, relaksasi pembayaran justru diberikan kepada pemilik kendaraan.

2 dari 2 halaman

Bukan Tarikan Leasing

Karena itu, sangat jarang sekali mobil yang berada di perusahaan lelang merupakan tarikan leasing. "Secara jumlah naik karena offline enggak buka. Cuma memang demand-nya turun, jadi bukan karena tarikan leasing," katanya.

"Kalau di kami itu punya sister company namanya TRAC, rental paling besar, jadi 100 persen masuk ke Ibid. Kalau di TRAC kan enggak ada isu leasing. Memang ada di grup Astra yang bisnisnya multi finance, ada tarikan masuk ke kita, tapi enggak hanya dari situ," tuturnya.