Sukses

McLaren Elva, Spesies Baru Supercar Tanpa Atap dan Jendela

Liputan6.com, Jakarta - McLaren memperkenalkan varian baru dari seri Ultimate, yaitu McLaren Elva. Nama dan juga desainnya terinpirasi dari  Mclaren-Elva M1A keluaran1960-an.

Unik menjadi kata yang tepat untuk menggambarkan Elva. Ia tak hanya tanpa atap, tapi juga jendela, termasuk kaca depan. Walau begitu, penumpang dan pengemudi tetap terlindungi dari terpaan angin, berkat desain yang mengusung Active Air Management System. Rancangan ini mampu mengumpulkan udara tekanan tinggi di depan mobil, kemudian mengalirkannya ke belakang melewati atas kabin.

Aliran udara ini juga diatur seiring bertambahnya kecepatan, dengan memakai deflector di belakang yang dapat naik setinggi 5,9 inci. Jika tak dibutuhkan perangkat itu tersimpan rapi dan rata dengan kap mesin. Sistem bekerja secara otomatis, tapi pengemudi bisa mematikannya untuk merasakan terpaan angin saat melaju 321 kpj. Perangkat canggih jug disematkan, seperti spoiler besar yang dapat diatur ketinggian dan sudutnya, guna mengoptimalkan keseimbangan aerodinamisnya. Sekaligus menjadi fitur tambahan untuk menghela laju saat kecepatan tinggi. 

Terbuat dari material fiber karbon, McLaren Elva dibekali jantung mekanis yang diklaim dapat melesatkan dari posisi 0 ke 100 kpj di bawah 3 detik. Bahkan pabrikan itu menjanjikan waktu yang dibutuhkan untuk bergerak dari 0 ke 200 kpj sekitar 6,7 detik. Ini membuatnya lebih cepat dari Senna, meski selisihnya tipis.

 

2 dari 3 halaman

Dapur Pacu

Adapun dapur pacunya adalah versi terbaru dari Mclaren twin-turbo V8 berkubikasi 4,0 liter. Konfigurasinya dapat memproduksi tenaga puncak hingga 815 PS dan momen puntir tertinggi 800 Nm. Seluruh daya dorong disalurkan ke roda belakang melalui sistem pemindah gigi otomatis kopling ganda 7-speed. Belum diketahui berapa rasio power-to-weight mobil ini, tapi dipastikan Elva punya bobot lebih ringan dari Senna. Bahkan menjadi model jalanan Mclaren teringan.

 

3 dari 3 halaman

Diproduksi Terbatas

Elva mungkin terlihat bagai mobil yang lebih mementingkan performa ketimbang fungsionalitas. Namun, nyatanya tidak begitu. Di dalam kabinnya terdapat sistem infotainment berupa layar sentuh 8 inci. Selain itu, ada ruang kompartemen di belakang yang dapat dipakai untuk menyimpang dua helm.

Rencananya Mclaren memproduksi Elva dalam jumlah terbatas, hanya 399 unit. Harga yang ditawarkan mulai $1,69 juta atau Rp 23,812 miliaran. Nilainya bisa meningkat bila konsumen ingin mengustom, seperti menambahkan windshield. Pengiriman Elva kepada konsumen pun dilakukan pada akhir 2020. 

Sumber: Oto.com

Loading
Artikel Selanjutnya
Body McLaren Penyok, Biaya Reparasi Nyaris Rp1 Miliar