Sukses

Pertama Kali Membeli Wuling, Pilih Cortez 1.5 atau Confero S?

Liputan6.com, Jakarta - Pilihan mobil baru tidak selalu dari merek berbeda. Terkadang dalam satu merek terdapat pilihan mobil yang berbeda model dengan harga yang saling bersinggungan. Padahal, modelnya bukan dimaksudkan untuk bersaing satu sama lain. Melainkan mengisi celah yang potensi pasarnya juga tersedia.

Contoh sederhananya ada di Wuling Motors. Dua produk mereka saat ini, Cortez dan Confero, adalah MPV keluarga. Meski berbeda kelas dan segmentasi, ada kaitan yang memungkinkan calon konsumen bingung memilih di antara keduanya. Ini karena Wuling menelurkan Cortez mesin 1.500 cc sebagai alternatif murah Cortez 1.800 cc. Sehingga kapasitas mesinnya sama seperti Confero. Terlebih lagi keduanya ditawarkan dalam pilihan transmisi manual saja.

Kembali lagi, dua mobil ini tidak diproyeksikan untuk saling memakan pasar masing-masing. Adanya Cortez 1.5 mampu menyempitkan celah harga dengan Confero termahal. Tapi menimbulkan pilihan lain bagi yang ingin membeli Confero. Sebab dengan menambah dana Rp 30 juta, bisa mendapat MPV dengan kabin luas dan kenyamanan setingkat di atas. Agar tidak semakin pusing, kami beri masukan soal kedua mobil ini dan mana yang cocok untuk Anda pinang.

Supaya lebih adil, kami bandingkan antara Wuling Cortez 1.5 tipe C seharga Rp 203,8 juta dengan varian tertinggi Confero 1.5L Lux+ berbanderol Rp 171,9 juta. Karena lebih berimbang dari segi kelengkapan fitur daripada Cortez 1.5 tipe S.

 

 

2 dari 5 halaman

Desain

Dari luar, kami lebih menyukai tampilan Cortez yang desainnya proporsional sebagai mid-size MPV. Ukuran sebesar Toyota Kijang Innova dan tentunya tidak sebanding dengan kelas small MPV. Kabinnya jelas lapang mengalahkan Confero. Total dapat menampung hingga 8 orang dewasa dengan leluasa, karena kursi baris kedua tipe C menyambung bukan model captain seat.

Agak canggung bila melihat eksterior Confero dari beberapa sudut. Ukuran small MPV dan lebih cocok bertanding di kelas Low MPV, memang punya dimensi kompak ketimbang Cortez. Namun kabinnya ingin dibuat seluas mungkin, sehingga desain setengah badan ke atas tampak membesar dan kurang proporsional dengan bagian bawah.

Kabin Confero tidak selapang Cortez tapi masih tergolong luas sebagai small MPV. Karena varian tertinggi tipe L dengan embel-embel Lux+, mendapat kursi baris kedua model captain seat. Jelas MPV termurah yang menawarkan kursi individual semacam ini. Minusnya hanya dapat menampung 7 orang penumpang. Perlu muat lebih banyak? Bisa memilih opsi 8-seater.

 

3 dari 5 halaman

Fitur dan Harga

Jika menilai perbandingan harga dan fitur, value for money Wuling Confero lebih tinggi dari Cortez 1.5. Pada dasarnya, fitur standar di Cortez 1.5C dan Confero 1.5L kurang lebih sama. Mulai dari lampu proyektor halogen yang dapat diatur ketinggiannya, sampai rem cakram di keempat roda. Keduanya dilengkapi monitor layar sentuh 8-inci lengkap dengan koneksi Mirroring, Bluetooth, kamera parkir dan pengaturan audio di setir.

Tak lupa fitur andalan tire pressure monitoring system (TPMS) dan membuka jendela serta pintu bagasi melalui remot. Confero L malah unggul karena ada sensor parkir di depan, untuk Cortez hanya ada di tipe 1.8L. Namun Cortez 1.5C punya pelipatan spion secara elektrik. Fitur keselamatan dan keamanan kedua mobil ini sudah memadai. Tersedia dual airbag, ABS+EBD, ISOFIX, immobilizer dan alarm.

Wajar Cortez 1.5C fiturnya tidak sebanyak varian bermesin 1,8-liter, sebab menyasar target berbeda. Fitur yang dikurangi lainnya seperti Electronic Parking Brake (EPB), Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Control (ESC), Traction Control dan Brake Assist.

 

 

4 dari 5 halaman

Performa dan Pengendaraan

Kapasitas mesin memang sama, tapi bukan berarti performanya identik. Konstruksinya saja sudah beda. Confero menganut penggerak roda belakang (RWD) sehingga letak mesinnya membujur. Cortez penggerak roda depan (FWD) dengan posisi mesin melintang. Outputnya juga lain, tenaga Confero sebesar 107 Tk dengan torsi 142 Nm, Cortez lebih besar sedikit dengan tenaga 110 Tk dan torsi sama-sama 142 Nm.

Mesin kecil untuk membopong bodi besar, mengakibatkan performa Cortez agak kewalahan terutama saat bertemu tanjakan curam. Siasat dilakukan dengan memasangkannya transmisi manual 6-speed. Namun gigi ke-6 lebih berperan sebagai overdrive agar lebih efisien saat kecepatan jelajah. Mesin 1,8-liter memang lebih cocok untuk ukuran Cortez.

Confero malah sedikit terasa lebih bertenaga ketimbang Cortez. Bodi kompaknya membuat rasio dengan tenaga lebih pas, meski seluruh daya harus melewati gardan belakang terlebih dahulu. Bagian inilah yang menjadi nilai juga Confero untuk menyaingi Toyota Avanza. Bedanya lagi dengan Cortez, jumlah gigi transmisi manual hanya 5 rasio percepatan, tapi bukan masalah sama sekali.

Sisi berkendara keduanya juga berbeda. Kualitasnya terbilang bagus untuk sebuah mobil Cina, bahkan melebihi pesaing asal Jepang. Karena berbeda kelas, Cortez menawarkan kenyamanan suspensi lebih baik dibanding Confero. Walau kaki belakangnya memakai semi-independen torsion beam juga, karakter berkendara Cortez tetap beda kelas.

Simpulan

Jika faktor dana menjadi prioritas, Wuling Confero varian atas sangat pantas dibeli karena valuenya begitu tinggi. Tidak ada MPV lain seharga Rp 170 juta punya fitur semewah mobil ini. Bila Anda mencari kenyamanan lebih baik untuk seluruh keluarga, Cortez amat patut dipertimbangkan, walau harus merogoh kocek lagi. Namun varian 1.5 ini serba tanggung. Karena ada Cortez 1.8 yang lebih bertenaga dan fitur elektrikal berlimpah. 

Sumber: Oto.com

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Ganjil Genap Dongkrak Penjualan Mobkas, Bagaimana dengan Motor?
Artikel Selanjutnya
Menanti Kejutan Honda, Suzuki, dan Kawasaki di IMOS 2018