Sukses

Masih Konsep, Porsche Taycan Dapat Sambutan yang Fantastis

Liputan6.com, Jakarta - Proyek mobil listrik Porsche yang selama ini dikenal sebagai Mission E, dan telah mendapatkan nama seperti salah satu jenis satai di Indonesia, yaitu Taycan mendapatkan respon yang cukup fantastis.

Dilansir Carscoops, Selasa (18/7/2018), merek asal Jerman ini memang telah membuka pesanan untuk Taycan awal bulan. Dan menurut Managing Director Porsche UK, Alexander Pollich, pelanggan cukup bersemangat untuk memesan contoh awal mobil listrik tersebut.

"Respon dari pelanggan sangat fantastis, mulai dari kami mengumumkan mobil hingga saat ini," jelas Pollich.

"Sejarah Porsche dimulai dengan mobil listrik pada 1898, dan yang memberikan beberapa inspirasi dan motivasi bagi kami," tegasnya.

Lanjutnya, untuk mobil listrik ini memang bakal ada kesenjangan, namun Porsche telah memimpin pengenalan hibrida. Dengan warisan dan pengalaman tersebut, Porsche bakal menawarkan mobil listrik kelas terkemuka.

"Untuk 18 bulan ke depan akan sangat menarik, karena kami mengembangkan dan mengungkapkan mobil. Tetapi yang sudah jelas, adalah pelanggan sangat antusias. Mereka berbicara dengan dealer kami, menanyakan cara untuk mencapai daftar prioritas dan meminta untuk mengakses lebih banyak informasi," tambah Pollich.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sejatinya, mobil listrik Porsche sudah dikenalkan konsepnya pada 2015. Namun, versi produksi kemungkinan besar bakal menjadi masa depan mobil sport yang dirilis pihak Porsche, dan nama yang sesuai dengan Porsche saat ini.

"Prinsip ini juga membentuk 'masa depan mobil sport" dengan mission E, versi produksinya nanti bakal dijual di berbagai daerah," tulis Porsche.

Sejak memperkenalkan konsep tersebut, Porsche telah mengatakan bahwa versi produksi diharapkan bisa diluncurkan pada 2019, tapi dengan desain yang lebih luas akan tetap hampir sama.

2 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Menikmati Akhir Pekan di Hajatan Sportscar Together Day
Artikel Selanjutnya
Porsche 356, Berawal dari Ketidakpuasan dengan Mobil Lain di Masanya