Sukses

Hukuman bagi Penunggak Biaya Parkir

Liputan6.com, Lianing - Parkir menjadi masalah di setiap sudut kota. Pasalnya, banyaknnya kendaraan tidak diimbangi dengan lahan parkir yang tersedia. Tak pelak, sejumlah pemilik mobil kerap parkir sembarangan.

Namun, ada peristiwa unik yang terjadi di sebuah perumahan di Benxi, Lianing, Tiongkok. Bagaimana tidak, sebuah mobil justru terlihat parkir di tempat tak biasa, yaitu di atap pos sekuriti.

Ternyata peristiwa ini dilakukan pengelola properti setempat untuk memberikan pelajaran kepada salah satu warga karena tak mau bayar parkir.

Diketahui insinden ini terjadi pada Selasa (22/8/2017) lalu. Ketika itu, petugas keamanan menghentikan sebuah mobil untuk menagih biaya parkir. Demikian dilansir South China Morning Post, Jumat (25/8/2017).

Namun demikian, sang pemilik mobil yang merupakan seorang wanita justru menolak membayar. Alhasil, adu mulut pun tak terhidarkan. Wanita yang tak disebutkan identitasnya itu malah memarkirkan mobil di dekat pos sekuriti.

Aksi wanita membuat mobilitas para petugas keamanan terganggu, termasuk menghambat jalur masuk warga sekitar. Setelah bersabar selama dua jam, akirnnya pengelola perumahan tersebut menyewa truk derek, mengangkatnya dan memarkirkan mobilnya di atap pos keamanan.

Tak berapa lama, sang pemilik mobil kembali ke area parkir dan melihat mobilnya sudah mejeng di atas atap.

Peristiwa ini akhirnya berujung di kantor polisi guna menyelesaikan masalah. Tidak disebutkan apakah wanita tersebut membayar parkir atau tidak, tapi mobil sedan itu akhirnya diturunkan.

2 dari 2 halaman

Next

Parkir di Atap Rumah

"Parkir" mobil yang sama anehnya pernah terjadi di sebuah rumah di St Louis Missouri, Amerika Serikat. Bagaimana tidak, sebuah mobil Sport Utility Vehicle (SUV) GMS Envoy ditemukan mendarat di atap sebuah rumah.

Menurut petugas pemadam kebakaran St Louis, hal ini karena kecelakaan yang menimpa rumah milik Bruce Reddin. Akibatnya, bagian atap hancur karena mobil tersangkut. Demikian dilansir Motor1, Jumat (21/7/2017).

Diperkirakan mobil melaju di atas ambang batas kecepatan di wilayah tersebut yang seharusnya hanya dipacu sekitar 40 km/jam.

Menurut petugas, mobil diperkirakan menabrak tanah landai, lalu menghantam tanggul dan terbang hingga mendarat di genteng.

Tidak disebutkan apakah pengemudi SUV tersebut dalam pengaruh minuman keras atau obat-obatan terlarang. Namun sang pengemudi ditemukan setengah sadar dan mengalami luka serius.