Liputan6.com, Jakarta Salah satu solusi pintas yang kerap dilakukan untuk memperbaiki busi yang tidak bekerja maksimal adalah dengan mengetuk bagian kepala busi. Tujuannya agar jarak antara elektroda dengan ground pada ujung busi tidak terlalu jauh.
Tapi tahukah Anda, sebetulnya hal ini tidak boleh dilakukan. Mengetuk-ngetuk ujung busi bisa berakibat pada berkurangnya kualitas busi tersebut. "Kami tidak menyarankan mengetok grand elektroda. Berpengaruh pada life time. Gap busi yang berubah juga akan berdampak pada transfer energinya tidak maksimal," ujar Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Supprt (ATS), PT NGK Busi Indonesia, Sabtu pekan lalu (5/11/2016).
Lebih jauh, dijelaskan bahwa pada dasarnya gap antara grand elektroda dengan central elektroda telah dihitung sedemikian rupa dengan teknik komputerisasi. Ketika diketok, maka gap tersebut pasti berubah.
Saat diketok itu, maka yang terjadi adalah struktur besi tersebut bisa berubah, sehingga pada akhirnya matetialnya juga ikut berubah.
Salah kaprah lainnya adalah memecahkan keramik busi, biasanya ini dilakukan dalam kondisi darurat. Pecahnya keramik bisa membuat aliran listrik tidak beraturan sehingga percikan apinya pun tidak beraturan, meski lebih besar.
"Tapi umur busi jadi tidak panjang. Makanya ada baiknya pengguna kendaraan bermotor harus menyiapkan busi cadangan,” tutup Diko.
Jangan Ketok Kepala Busi, Ini Akibatnya
Salah satu solusi pintas yang kerap dilakukan untuk memperbaiki busi yang tidak bekerja maksimal adalah dengan mengetuk bagian kepala busi.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1170208/original/063084400_1457937693-Clipboard01.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- FIFA Klarifikasi Isu Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 202626 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
- Leandro Paredes Buka Suara usai Serang Pemain Spanyol di Final Piala Dunia 20261 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
- Popularitas 2 Bintang Piala Dunia 2026 Melesat di Instagram, Tambah 60 Juta Followers Baru3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
- Dani Olmo Kritik Perilaku Pemain Argentina: Anak-Anak Menonton4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
- Lionel Messi Absen di MLS All-Star Game, Pemulihan Setelah Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
- Piala Dunia 2030 Akan Diikuti 64 Tim, Klaim Presiden CONMEBOL5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
- Spanyol dan Jalan Panjang Menuju Gelar Piala Dunia Kedua5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
- Kontroversi Bola Emas 2026: Jurnalis Argentina Nilai Keputusan FIFA Hina Lionel Messi5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
- Perayaan Meriah Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Jutaan Suporter Merahkan Jalanan Madrid6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
- Piala Dunia 2026 Lahirkan Banyak Rekor Anyar, Siapa Saja yang Mengukirnya?6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
- Enzo Fernandez Harusnya Dikartu Merah Lebih Cepat, Ini Alasannya7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
- Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 20268 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)