Sukses

Rekanan Bangkrut, Peluncuran Skuter Retro Daimler Mundur

Liputan6.com, Stuttgart - Pada 2010 lalu Daimler memperkenalkan konsep skuter elektrik untuk merek Smart. Perusahaan Jerman ini mengumumkan bila skuter bakal dilepas ke pasaran pada 2014.

Pengembangan skuter menggandeng Vectrix, pabrikan skuter listrik asal Amerika Serikat. Namun demikian, peluncuran dibatalkan karena Vectrix bangkrut.

Namun demikian, kabar terbaru menyebut Daimler tetap akan membangkitkan Smart eScooter. Dilansir Motorcycle, kabar ini terkuak setelah Daimler menyetujui Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa untuk mempublikasikan desain paten yang mereka ajukan pada 14 Mei 2014 lalu.

Kepala Humas Global Smart, Willem Spelten mengonfirmasi eScooter belum dibatalkan dan perusahaan masih berharap untuk memproduksinya. Namun, Daimler belum menemukan mitra teknologi pengganti Vectrix.

Paten ini memperlihatkan Smart eScooter memakai suspensi depan teleskopik, menggantikan suspensi tunggal yang dipakai pada konsep. Demikian pula lengan ayun ganda untuk roda belakang, di mana versi konsepnya penggunakan lengan ayun tunggal.

Lebih lanjut, skuter bergaya retro ini hadir dengan jok dengan rancangan untuk berkendara sendirian. Ini sedikit kontras dengan versi konsep yang dilengkapi kursi untuk pembonceng.

Keunikan pada Smart eScooter terdapat pada panel instrumen yang berupa holder untuk smartphone. Ini membuat pengendara harus memakai gawai mereka sendiri untuk mengetahui informasi penting selama berkendara.

Daimler masih memiliki hak atas desain skuter hingga 14 Mei 2019. Tidak menutup kemungkinan Smart eScooter hadir sebelum batas akhir hak paten.