Liputan6.com, Stuttgart - Siapa yang tidak menyukai mobil produksi Mercedes-Benz? Pabrikan mobil mewah tersebut disenangi banyak orang karena satu dan lain hal. Tetapi, nampaknya hal ini tidak berlaku bagi pemain tenis top dunia, Rafale Nadal.
Bagaimana tidak, seperti yang dilaporkan CNN, Selasa (16/6/2015), ia sepertinya tidak menyukai sebuah mobil sport Mercedes-Benz yang diberikan untuknya setelah menjuarai Mercedes Cup, Minggu lalu.
"Menurut saya, warnanya sedikit berlebihan," aku Nadal. Sebagaimana terlihat pada foto, mobil tersebut berkelir hijau muda dengan garis-garis putih, persis menyerupai bola tenis.
Meskipun begitu, Nadal tetaplah menerima hadiah ini. Tetapi, ada kemungkinan juga Nadal akan mengubah keliran mobil hadiah tersebut. "Saya tidak tahu apakah saya bisa mengubah warnanya atau tidak," katanya.
Selain itu, Nadal juga mengatakan bahwa ia belum tentu akan mengendarai mobil yang dianggapnya 'norak' ini ke rumahnya. "Tanpa kamera, mungkin ya (akan dikendarai)," jelas petenis asal Spanyol tersebut.
Untuk diketahui, selama hampir satu dekade, Nadal disponsori oleh Kia. Saat menerima hadiah ini pun ia menyinggung hal tersebut."Ini bukan Kia, tapi lumayan," katanya setelah melakuka pemeriksaan singkat ke dalam mobil sport tersebut.
(rio/gst/sts)
Rafael Nadal Ogah Naik Mercedes-Benz, Mengapa?
Petenis dunia Rafael Nadal menolak mengendarai mobil sport Mercy karena warna yang 'norak'.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/901334/original/053388600_1434349299-1.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357442/original/090884500_1790248073-cek_fakta_pupr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357195/original/038011000_1790236151-HOAX__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5372348/original/034637900_1759740027-meteor_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261105/original/086134600_1781680485-BSU_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4044175/original/076728600_1654511457-044876400_1643554676-000_9XH37M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4912240/original/016889500_1723083378-Rafael_Nadal_-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4067361/original/008587700_1656486727-000_32DE8CU.jpg)