Harga BBM Fluktuatif, AHM Tak Pasang Target Tinggi

Target penjualan AHM 2015 marketnya sama dengan tahun 2014 yaitu di angka 7,85 sampai dengan 7,9 juta.

Diterbitkan 05 Januari 2015, 14:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kenaikan harga BBM yang terjadi bulan November 2014 lalu rupanya berimbas pada penjualan sepeda motor secara keseluruhan di tahun 2014. Salah satu ATPM yang mengalami imbas kenaikan harga BBM tersebut adalah PT Astra Honda Motor (AHM).

Menurut Margono Tanuwidjaya, Marketing Director PT AHM, menuturkan jika penjualan yang dibukukan oleh Honda di tahun 2014 terkoreksi antara 8 sampai 10 persen.

"Pada waktu kenaikan BBM sebanyak Rp 2 ribu di bulan November 2014 dampaknya sudah cukup terasa membuat penjualan terkoreksi antara 8 sampai dengan 10 persen akibat inflasi naik. Kalau untuk dampak penjualan akibat turunnya harga BBM di bulan Januari 2015 masih kita hitung lagi," paparnya saat dihubungi Liputan6.com via telepon.

Lebih lanjut, Margono mengungkapkan jika kenaikan harga BBM pada bulan November lalu membuat AHM memasang target penjualan yang realistis untuk tahun 2015. Dikatakan, untuk target yang dicanangkan AHM pada tahun ini sama dengan target di tahun 2014 kemarin.

"Untuk target 2015 marketnya sama dengan tahun 2014 di angka 7,85 sampai dengan 7,9 juta bahkan mungkin bisa turun sedikit. Sementara itu, target minimum market share 65 persen dengan angka 5,1 sampai dengan 5,3 juta unit," ungkapnya.

Menyinggung model-model baru sepeda motor Honda tahun ini, Margono belum dapat mengungkapkannya secara langsung. Pihaknya mengisyaratkan jika PT AHM bakal menelurkan banyak model di tahun kambing kayu ini.

"Untuk model yang akan di launching pada tahun 2015 mohon maaf belum bisa kita kasih tahu. Yang pasti, bakal banyak model yang akan kita rilis tahun ini," tandasnya.