Liputan6.com, Saint Petersburg - Para konglomerat dunia kerapkali memiliki hobi unik seputar dunia otomotif. Pasalnya, uang berlimpah yang dimilikinya dengan mudah mampu mewujudkan keinginan mereka, termasuk ide gila berikut.
Di Rusia, muncul usaha taksi dengan kendaraan tak biasa. Hal tersebut dilakoni sebuah perusahaan transportasi di Saint Petersburg yang membeli kendaraan lapis baja bekas militer sebagai armada taksi mereka.
Seperti dilansir dari Autoevolution, Selasa (23/12/2014), perusahaan taksi pun mengubah warna kendaraan tempur yang awalnya berkelir gelap tersebut dengan warna pink dan merah. Tujuannya, tentu untuk menarik perhatian calon konsumen.
Namun nyatanya, digunakannya kendaraan lapis baja sebagai armada taksi bukanlah tanpa alasan. Kondisi demografis Saint Petersburg dengan banyak sungai dan parit membutuhkan sebuah kendaraan yang mampu melibas saluran air lebih cepat tanpa harus menyebrangi jembatan.
Menariknya, meskipun telah digunakan sebagai armada taksi, panser-panser ini tetap tidak meninggalkan jati dirinya sebagai armada tempur. Perusahaan taksi ini tetap mempertahankan senapan yang ada di bagian atap walau tak lagi aktif dapat digunakan.
Dikatakan, perusahaan taksi ini mempromosikan kepada calon konsumennya dengan titel jasa taksi yang paling aman. Tentu, keamanan pada taksi ini disebabkan karena kendaraan berlapis baja yang tak mudah ringsek andai terjadi tabrakan, serta sanggup melibas berbagai kondisi medan dengan mudah.
Otoritas setempat pun memberi izin operasi pada taksi panser ini untuk melintasi berbagai penjuru kota. Meskipun begitu, atas lain hal, taksi panser ini tidak diizinkan melintasi pusat bersejarah yang ada di Saint Petersburg. (Ysp/Des)
Di Rusia, Lapis Baja Dipakai Jadi Taksi
Taksi ini didatangkan untuk memudahkan transportasi warga Saint Petersburg yang tinggal di wilayah dengan banyak sungai dan parit.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/784509/original/013733800_1419310214-armored-vehicles-used-as-taxis-in-russian-city-of-st-petersburg_5.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769936/original/006475700_1710237097-bank_papua_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141760/original/081875600_1740382803-IMG-20250224-WA0113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343335/original/092273200_1788851870-HOAX__12_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433901/original/080742000_1764906305-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-05T103803.223.jpg)