Liputan6.com, California - Saat ini, Fritz Kreis dan Thomas Fuerst sukses mendapat julukan sebagai orang gila dari Jerman. Pasalnya, mereka baru saja merampungkan perjalanan jauh keliling dunia. Bukan dengan pesawat terbang, melainkan dengan menggunakan mobil 'imut', MINI.
Dilansir dari Jalopnik, Senin (18/8/2014), mereka menggunakan MINI Cooper untuk melakukan perjalanan keliling dunia, dimulai dari Heidelberg, Jerman menuju kota tujuan akhir, New York City. 
Perjalanan yang bertajuk "MINI Goes All Around" itu melewati sejumlah negara termasuk Polandia, Baltik, Rusia, Korea, dan Jepang. Di negeri Sakura, Fuerst dan Kreis bahkan turut berkesempatan untuk menyambangi sebuah hajatan MINI Takes the States di California, Amerika Serikat (AS).
Tak seperti perjalanan komersil yang biasanya penuh publikasi, mereka berdua melakukan hal ini atas dasar keinginan pribadi untuk menjelajahi dunia dengan mobil MINI Cooper.
Tentunya, perjalanan dengan jarak hingga puluhan ribu kilometer itu bukanlah tanpa rintangan. Keduanya menuturkan, mobil mogok, oli bocor, kehabisan rokok, hingga kaca mobil yang dirusak pencuri menjadi warna perjalanan yang tak terlupakan.
Sepanjang perjalanan, mereka tak luput untuk berfoto di tempat-tempat unik yang disinggahi. Dikatakan, mereka senang bisa melakukan hobinya sekaligus bertemu dengan orang-orang dan budaya baru.
Setelah sampai di tujuan akhir, mereka pun merayakannya dengan pesta kecil-kecilan.Turut hadir, seribu lebih pemilik mobil MINI. Kini, lepas dari penaklukan mereka mengelilingi dunia, keduanya telah kembali ke negeri Jerman. Namun, tentu bukan dengan MINI, melainkan menumpang kapal laut. (Gst/Des)
Naik Mobil 'Imut', Dua Warga Jerman Sukses Keliling Dunia
Beragam pengalaman pun dialami kedua pria tersebut, mulai dari mogok, oli bocor, kehabisan suplai, hingga kaca mobil yang dirusak pencuri.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/722644/original/854575248076907560.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal2 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)