Liputan6.com, Rotterdam - Mengemudi memang harus dengan konsentrasi penuh dengan fokus pandangan ke jalan. Namun jika lalai, Anda bisa seperti pengemudi Audi asal Belanda ini.
Ya, pengemudi yang tidak diketahui identitasnya ini justru memacu mobilnya ke sebuah kanal yang berada di Rotterdam, Belanda. Byurr!
Kemungkinan besar, sebagaimana dikutip dari laman Worldcarfans, Selasa (6/5/2014), pengemudi Audi Q5 yang tidak diketahui identitasnya itu, asyik menggunakan ponsel untuk SMS-an atau telepon hingga tak sadar kalau mobil yang dikemudikannya meluncur ke sebuah kanal hingga akhirnya tercebur.Â
Untungnya, menurut saksi mata, pengemudi berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami cedera sedikit pun. Sementara itu, peristiwa ini berhasil menarik perhatian orang-orang yang berada di lokasi kejadian dan menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan oleh petugas.
Akibat kejadian ini, mobil Sport Utility Vehicle (SUV) tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Seluruh kaca depan dan sejumlah bodi mobil ringsek serta bermandikan lumpur sungai.
Sekadar informasi, mobil pabrikan Jerman ini dibanderol dengan harga 39.900 euro atau setara Rp 638 juta (estimasi kurs Rp 15.990 per euro). Audi Q5 hadir dalam pelbagai versi mesin, yaitu dua pilihan mesin diesel dan tiga mesin bensin.
Untuk mobil yang menggendong mesin bensin TFSI berkapasitas 2.0 liter mampu menyemburkan tenaga 221 horse power (HP) dan torsi 350 Nm. Sementara untuk Audi Q5 dengan mesin V6 turbocharged 3,0 liter memiliki output 268 HP dan torsi 400 Nm.
Pengemudi Audi Ini Nyemplung ke Kanal Gara-gara Asyik SMS-an
Pengemudi berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami cedera sedikit pun.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/672673/original/5-5-2014%205-32-24%20PM.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal2 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)