Liputan6.com, Nias: Gempa kembali terjadi di Pulau Nias, Sumatra Utara, Ahad (3/4). Gempa susulan yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB itu sempat membuat panik warga Kota Gunung Sitoli, Nias. Belum diketahui secara pasti kekuatan guncangan tersebut.
Situs internet World Wide Locator menyebutkan, hari ini memang terjadi dua kali gempa susulan di sekitar Nias. Pertama terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dengan kekuatan 6,1 skala Richter. Gempa kedua terjadi sekitar pukul 10.10 WIB dengan kekuatan 6,3 SR. Hingga petang ini, World Wide Locator mencatat belum ada gempa susulan lagi.
Saat gempa susulan berlangsung, warga langsung berhamburan keluar rumah. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari kemungkinan tertimpa reruntuhan bangunan. Selama beberapa saat warga terlihat berkerumun di tempat terbuka. Setelah memastikan situasi aman, warga mulai memberanikan diri kembali ke rumah masing-masing.
Sementara ratusan orang terlihat memadati Pelabuhan Gunung Sitoli. Mereka berniat memasuki Kapal Motor Lawit untuk meninggalkan Pulau Nias. Tak hanya itu, kapal yang baru bersandar di pelabuhan itu membawa masuk sejumlah warga luar Pulau Nias. Mereka umumnya adalah kerabat korban yang ingin menjenguk dan mencari saudaranya.
Sebagian warga berharap bisa segera meninggalkan Pulau Nias karena mengkhawatirkan adanya gempa susulan. Selain kemungkinan gempa susulan, mereka mengaku ngeri melihat kondisi Nias saat ini. Mereka khawatir tak bisa merajut kembali cita dan masa depan di pulau sebelah barat Sumatra itu.
Pada Sabtu kemarin, ratusan warga juga memadati Pelabuhan Gunung Sitoli. Mereka hendak mengungsi ke Kota Sibolga dan Medan terkait isu adanya gempa besar pada 5 April mendatang. Namun, hingga ini kabar tersebut hanya isapan jempol belaka [baca: Kota Teluk Dalam Belum Terjamah Bantuan].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)
Situs internet World Wide Locator menyebutkan, hari ini memang terjadi dua kali gempa susulan di sekitar Nias. Pertama terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dengan kekuatan 6,1 skala Richter. Gempa kedua terjadi sekitar pukul 10.10 WIB dengan kekuatan 6,3 SR. Hingga petang ini, World Wide Locator mencatat belum ada gempa susulan lagi.
Saat gempa susulan berlangsung, warga langsung berhamburan keluar rumah. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari kemungkinan tertimpa reruntuhan bangunan. Selama beberapa saat warga terlihat berkerumun di tempat terbuka. Setelah memastikan situasi aman, warga mulai memberanikan diri kembali ke rumah masing-masing.
Sementara ratusan orang terlihat memadati Pelabuhan Gunung Sitoli. Mereka berniat memasuki Kapal Motor Lawit untuk meninggalkan Pulau Nias. Tak hanya itu, kapal yang baru bersandar di pelabuhan itu membawa masuk sejumlah warga luar Pulau Nias. Mereka umumnya adalah kerabat korban yang ingin menjenguk dan mencari saudaranya.
Sebagian warga berharap bisa segera meninggalkan Pulau Nias karena mengkhawatirkan adanya gempa susulan. Selain kemungkinan gempa susulan, mereka mengaku ngeri melihat kondisi Nias saat ini. Mereka khawatir tak bisa merajut kembali cita dan masa depan di pulau sebelah barat Sumatra itu.
Pada Sabtu kemarin, ratusan warga juga memadati Pelabuhan Gunung Sitoli. Mereka hendak mengungsi ke Kota Sibolga dan Medan terkait isu adanya gempa besar pada 5 April mendatang. Namun, hingga ini kabar tersebut hanya isapan jempol belaka [baca: Kota Teluk Dalam Belum Terjamah Bantuan].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6591576/original/029814400_1779430905-cek_fakta_-_sertifikat_tanah_gratis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318670/original/097009500_1786124467-efb30e6b-7dc4-4c13-a54b-d81aacb7f640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173559/original/021886800_1742872977-cek_fakta_jemput.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/435371/original/030405bGempaSusulan.jpg)