Jaringan Telekomunikasi Meulaboh Belum Dapat Diperbaiki

Perbaikan jaringan telepon di Meulaboh belum dapat diperbaiki karena sebagian wilayah masih digenangi air. Jaringan telekomunikasi di Banda Aceh diperkirakan baru selesai akhir Februari mendatang.

Diterbitkan 06 Januari 2005, 09:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Meulaboh: Pascagempa dan gelombang Tsunami yang menerjang Nanggroe Aceh Darussalam, hingga kini jaringan telekomunikasi di beberapa daerah belum semuanya dapat diperbaiki. Di Kota Meulaboh, misalnya. Jaringan telekomunikasi di ibu kota Kabupaten Aceh Barat, itu mengalami kerusakan parah, sehingga sulit dilakukan penggalian kabel saluran telepon.

Berbeda dengan Meulaboh, 84 persen jaringan telekomunikasi di Banda Aceh telah diperbaiki pihak PT Telkom. Meski sebagian rumah warga masih rusak, sekitar tujuh persen jaringan ke pesawat pelanggan telah tersambung. Pihak PT Telkom memperkirakan pada akhir Februari mendatang seluruh jaringan telekomunikasi di Banda Aceh telah aktif.

Untuk memulihkan sektor perhubungan dan telekomunikasi di Aceh, Departemen Perhubungan mengajukan permintaan anggaran lebih dari Rp 800 miliar. Hampir separuh dari anggaran tersebut diperlukan untuk perbaikan sarana perhubungan darat [baca: Perbaikan Jaringan Air Membutuhkan Waktu Sebulan].

Lantaran jaringan komunikasi belum semua diperbaiki, perusahaan operator seluler Indosat akan memberi tambahan pulsa otomatis sebesar Rp 100 ribu untuk warga Serambi Mekah yang berkomunikasi dengan keluarga mereka. Saat ini cakupan layanan Indosat di Banda Aceh telah mencapai 90 persen, sedangkan di Meulaboh baru dalam tahap survei.(JUM/Nastiti Lestari dan Pris Simon)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6