Liputan6.com, Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta akan mengevaluasi pengamanan kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, menyusul lima kendaraan yang menerobos area CFD pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Satpol PP akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk memperketat pengamanan. Evaluasi dilakukan setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegur Satpol PP DKI terkait kejadian tersebut. Pasalnya, petugas dinilai seharusnya dapat mengambil tindakan tegas.
"Nanti kami akan koordinasi sama Dishub untuk ditebalkan titik-titik penjagaan agar bisa tidak terulang lagi," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi kepada Liputan6.com, Senin (24/8/2026).
Advertisement
Menurut Satriadi, pengamanan kendaraan selama CFD Jakarta tidak hanya menjadi kewenangan Satpol PP. Penutupan dan pengaturan lalu lintas melibatkan Dishub serta kepolisian, sedangkan Satpol PP bertugas melakukan penertiban, termasuk terhadap pedagang kaki lima (PKL).
"Kalau prinsip kita akan evaluasi ke depan, titik-titik mana saja yang memang belum ditutup. Karena kan harus ada kejelasan. Kalau penutupan jalan itu kan ranahnya Dishub ya sebenarnya kan yang pada BKD-BKD gitu. Kalau Satpol PP kan memang ranahnya kepada penertiban pedagang kaki lima dan lain sebagainya," ujar dia.
Satriadi mengatakan, koordinasi lintas instansi, termasuk dengan pihak kepolisian, diperlukan agar celah pengawasan tidak kembali dimanfaatkan kendaraan untuk masuk ke area CFD.
"Memang harus sinergilah semuanya, tidak bisa menyalah-nyalahkan juga. Memang buat bahan evaluasi kita ke depan," ucap Satriadi.
Dia menjelaskan, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Jalan Gatot Subroto. Menurutnya, area tersebut sebenarnya telah ditutup.
"Sebenarnya sudah tertutup kalau yang di Gatot Subroto itu kan masuk. Ya makanya kembali lagi kan ada ranah yang kaitan dengan kendaraan, ada ranah yang pedagang kaki lima," ungkap Satriadi.
Â
Tidak Memiliki Kewenangan
Lebih lanjut, terkait identitas dan kepemilikan lima kendaraan yang menerobos CFD di kawasan Sudirman-Thamrin, Satriadi mengatakan Satpol PP tidak memiliki kewenangan untuk menelusurinya.
"Kalau identitas, Satpol PP tidak punya kewenangan. Paling Kepolisian atau Dishub kali ya yang tahu nomor seri-nomor seri itu," kata Satriadi.
Dia memastikan evaluasi pengamanan CFD akan dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Prinsip sih kita akan evaluasi ke depan," tandasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331500/original/076683900_1787547059-cek_fakta_-_petugas_haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331518/original/069439200_1787547442-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_11.47.37.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330660/original/013579300_1787400166-IMG_8105.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331843/original/005941500_1787569908-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_5.57.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330659/original/000729100_1787399777-IMG_8145.jpg)