4.300 Warga Jakarta Terserang Penyakit Akibat Banjir

Tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, banjir juga menimbulkan berbagai penyakit.

Diterbitkan 19 Januari 2014, 12:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Intensitas hujan di Jakarta yang cukup tinggi selama beberapa hari ini menyebabkan hampir seluruh kawasan di DKI Jakarta terendam banjir. Tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, banjir juga menimbulkan berbagai penyakit.

"Dari seluruh wilayah kota, total Jumlah yang berobat ada 4.300 dengan beragam penyakit," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati, saat dihubungi wartawan, Minggu, (19/1/2014).

Mereka yang terserang penyakit itu tidak hanya yang berada di pengungsian, tapi juga di rumah masing-masing yang telah terendam banjir. Dari total jumlah warga yang terserang penyakit, kebanyakan adalah warga yang berada di lokasi pengungsian.

Sedangkan penyakit yang paling banyak diderita oleh warga selama dipengungsia adalah batuk, pilek, demam dan berbagai penyakit kulit seperti gatal-gatal. "Kebanyakan penyakit yang ditimbulkan karena kondisi cuaca terus hujan. Sehingga air meluap, masuk ke rumah mereka dan meninbulkan bakteri," kata dia.

Untuk mengurangi dampak tersebarnya penyakit, Dinas telah menerjunkan personel untuk nmemberikan pelayanan kesehatan. Terutama ke tempat-tempat pengungsian dan memberikan penyuluhan.

"Kita sudah terjunkan petugas, besok kita mulai lakukan sosialisasi pada tempat-tempat yang sudah surut. Itu untuk mencegah tersebarnya bakteri terutaman setelah banjir surut," kata dia.

Selama banjir mengepung Jakarta, Dinas telah membangun sejumlah posko medis yang tersebar di 14 lokasi yang terkena banjir. "Ada 14 posko, dibantu dengan berbagai pihak melayani warga yang mengungsi di tenda pengungsian dengan memberikan pelayanan kesehatan dan obat-obatan yang diperlukan," kata Dien. (Ism)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Banjir Jakarta adalah fenomena berulang yang disebabkan oleh berbagai faktor, menimbulkan dampak signifikan, dan memerlukan penanganan serta sistem peringatan dini yang efektif.
    Banjir Jakarta