Kontribusi Ekosistem Halal Dunia, Kepala BPJPH Haikal Hassan Raih Penghargaan

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hassan menerima gelar sebagai apresiasi atas kontribusi dalam pengembangan ekosistem halal dan pendidikan di tingkat internasional.

Diterbitkan 16 Juni 2026, 22:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ahmad Haikal Hassan meraih gelar Profesor Emeritus dari Silla University, Korea Selatan.
  • Penghargaan ini mengapresiasi kontribusinya pada ekosistem halal global dan pendidikan.
  • Indonesia diakui dunia internasional atas pengembangan ekosistem halal dan SDM unggul.

Liputan6.com, Jakarta - Kontribusi nyata dalam pengembangan ekosistem halal nasional hingga global dan kemajuan pendidikan mengantarkan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI Ahmad Haikal Hassan meraih penghargaan internasional berupa gelar Profesor Emeritus (Kehormatan) dari Silla University, Busan, Korea Selatan.

Penganugerahan gelar tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kiprahnya dalam memperkuat ekosistem halal melalui berbagai inisiatif, kolaborasi internasional, serta upaya mendorong pengembangan pendidikan yang mendukung lahirnya sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang halal.

Penghargaan dari Silla University ini menjadi bukti, pengembangan ekosistem halal yang dijalankan Indonesia makin mendapat pengakuan dari dunia internasional.

Peran aktif BPJPH dalam membangun kerja sama lintas negara, memperluas pemahaman mengenai jaminan produk halal, serta mendorong harmonisasi standar halal global dinilai memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan industri halal dunia.

"Jadi, halal is for all. Halal itu untuk semua. Halal is rahmatal lil alamin. Halal itu Rahmat bagi semua umat manusia," ujar Haikal, Selasa (16/6/2026).

 

Jalin Kerja Sama

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Silla University juga menjalin kerja sama dengan BIC Halal Korea guna memperkuat pendidikan dan sertifikasi halal bertaraf internasional.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas peluang pengembangan riset, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kompetensi SDM di sektor halal.

Pengukuhan Haikal sebagai Guru Besar menjadi simbol makin kuatnya posisi Indonesia dalam peta industri halal global.

Pengakuan dari institusi akademik internasional tersebut menunjukkan kontribusi Indonesia tidak hanya berfokus pada aspek regulasi dan sertifikasi, tetapi juga mencakup pengembangan pendidikan dan penguatan kapasitas SDM.

"Standar halal modern kini bertumpu pada tiga pilar utama, Traceability (Ketertelusuran), Transparency (Transparansi), dan Trustability (Keterpercayaan). Ketiga prinsip ini memastikan kehalalan produk terjamin secara utuh dari hulu hingga hilir," jelas Haikal.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6