Usai Viral Lagu 'Siti Mawarni', Begini Temuan BNN di Labuhan Batu Utara

Lagu ciptaan Amin Wahyudi Harahap ini ungkapan keprihatinan dirinya terkait peredaran sabu di Sumut.

Diterbitkan 19 Mei 2026, 19:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Lagu Siti Mawarni memicu pengungkapan kasus peredaran sabu di Labura oleh BNN.
  • BNN menangkap RT, menetapkan WW sebagai DPO, dan menyita 0,90 gram sabu di Labura.
  • BNN menegaskan operasi ini bagian dari kerja berkelanjutan, bukan hanya karena lagu viral.

Liputan6.com, Jakarta - Masih ingat lagu Siti Mawarni yang sempat viral beberapa waktu lalu? Lagu ciptaan Amin Wahyudi Harahap ini ungkapan keprihatinan dirinya karena peredaran sabu sangat marak peredaran sabu di Sumatera Utara.

Kini, lagu itu tak sekadar rasa gelisah penciptanya. Karena lagu ini, kasus peredaran sabu di Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara, diungkap.

"Kami merespons masyarakat, di antaranya adalah karena disebutkan di sana (lagu, red.) adalah satu wilayah di Labuhan Batu. Itu yang kami respons, yang kami lakukan penindakan," kata Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Polisi Roy Hardi Siahaan, dalam konferensi pers di Gedung BNN RI, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

 

Temuan BNN di Labuhan Batu

Roy menjelaskan, pada 13 Mei 2026, BNN melaksanakan Operasi Sapu Bersih Narkoba atau Operasi Saber Bersinar pada sebuah kampung di Aek Kanopan Timur, Labuhan Batu Utara, Sumut. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan satu orang pelaku berinisial RT dan mengidentifikasi seorang pengendali berinisial WW yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

"WW kami sudah kami tetapkan sebagai DPO untuk kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) maupun tindak pidana asalnya," katanya.

Selain itu, petugas juga menyita paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram.

Hasil penyelidikan menunjukkan adanya sistem pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam menjalankan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.

Roy juga menegaskan bahwa operasi pengungkapan di Labuhan Batu Utara tidak semata-mata karena lagu yang viral. Ia memastikan, berbagai operasi telah digelar BNN di Sumut.

"Bukan no viral, no justice. Selama ini kami juga bekerja. Oleh karena itu, kami merespons masyarakat," ujarnya.

Lagu Siti Mawarni merupakan lagu yang banyak digaungkan di media sosial tentang harapan masyarakat agar bandar sabu di Sumut diberantas.

Salah satu bagian liriknya, yaitu "Kalau ada orang yang nyabu ya Allah, cepat kasih azabnya. Sabu banyak di Sumut ya Allah. Bandar sabu kaya semua."a

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6