Calon Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Sachruddin menduduki peringkat 1 dalam hitung cepat atau quick count Lembaga Survei Kebijakan Publik (LSKP). Pasangan tersebut mendapatkan persentase suara sebesar 47,93%.
Direktur LSKP Sunarto Ciptoharjono menyatakan, data sebanyak 94,33% telah masuk ke dalam penghitungannya hingga pukul 17.00 WIB. "Kami mengambil sampel di 271 TPS dengan margin error 1%. Dan hasil survei kami, Arief yang menang," kata Sunarto di Soll Marina Hotel, Tangerang, Sabtu (31/8/2013).
Untuk tempat kedua versi LSI, ditempati oleh pasangan nomor 2 Abdul Syukur-Hilmi Fuad dengan 27,02%. Tempat ketiga ditempati oleh pasangan Dedy 'Miing' Gumelar dan Suratno Abu Bakar dengan 17,51% suara. Sedangkan tempat keempat ditempati oleh pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad dengan 5,71% suara.
"Posisi terakhir ditempati oleh pasangan Ahmad Marju Kodri-Gatot Supridjanto dengan 1,92%," ujarnya.
Sunarto menuturkan, tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang sebesar 61,43% dengan golput hampir 40%. Menurutnya, jumlah golput itu mengalami penurunan dibanding 5 tahun lalu.
"5 tahun lalu angka golput hampir 50%," pungkas Sunarto.
Meski data yang masuk baru 94,3%, tidak akan terjadi perubahan signifikan yang terjadi. (Mut)
Direktur LSKP Sunarto Ciptoharjono menyatakan, data sebanyak 94,33% telah masuk ke dalam penghitungannya hingga pukul 17.00 WIB. "Kami mengambil sampel di 271 TPS dengan margin error 1%. Dan hasil survei kami, Arief yang menang," kata Sunarto di Soll Marina Hotel, Tangerang, Sabtu (31/8/2013).
Untuk tempat kedua versi LSI, ditempati oleh pasangan nomor 2 Abdul Syukur-Hilmi Fuad dengan 27,02%. Tempat ketiga ditempati oleh pasangan Dedy 'Miing' Gumelar dan Suratno Abu Bakar dengan 17,51% suara. Sedangkan tempat keempat ditempati oleh pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad dengan 5,71% suara.
"Posisi terakhir ditempati oleh pasangan Ahmad Marju Kodri-Gatot Supridjanto dengan 1,92%," ujarnya.
Sunarto menuturkan, tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang sebesar 61,43% dengan golput hampir 40%. Menurutnya, jumlah golput itu mengalami penurunan dibanding 5 tahun lalu.
"5 tahun lalu angka golput hampir 50%," pungkas Sunarto.
Meski data yang masuk baru 94,3%, tidak akan terjadi perubahan signifikan yang terjadi. (Mut)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329801/original/040098200_1787296595-HOAX__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4712284/original/099342900_1704930645-cek_fakta_stiker_atm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5099/original/pilkada-walikota-tangerang-130831-c.jpg)