Ratusan Penumpang Tertahan di Manggarai Imbas Tabrakan KRL di Bekasi Timur

Sejumlah penumpang kereta di Stasiun Manggarai mengaku telah menunggu lebih dari satu jam tanpa kepastian keberangkatan.

Diterbitkan 27 April 2026, 23:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ratusan penumpang KRL Bekasi tertahan di Manggarai akibat tabrakan kereta di Bekasi Timur.
  • Penumpang menunggu lebih dari satu jam, banyak yang beralih ke transportasi lain.
  • KAI Commuter masih evakuasi, operasional KRL Bekasi terbatas hingga Stasiun Bekasi.

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan penumpang KRL Commuter Line tujuan Bekasi tertahan di Stasiun Manggarai, Jakarta, menyusul insiden tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Sejumlah penumpang mengaku telah menunggu lebih dari satu jam tanpa kepastian keberangkatan.

“Saya sudah menunggu kereta lebih dari 1,5 jam di sini,” kata Adi, penumpang yang hendak pulang ke Tambun usai menjenguk rekannya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Ia mengaku hingga pukul 23.00 WIB masih belum mendapatkan kereta dan akhirnya memutuskan menghubungi temannya untuk dijemput.

“Saya masih di sini sampai pukul 23.00 WIB. Akhirnya saya minta dijemput,” ujarnya.

Adi juga menyebut ada KRL yang dijadwalkan berangkat hingga Stasiun Bekasi Kota, namun belum bisa diberangkatkan karena kondisi di lintasan.

“Kereta sudah penuh, tapi belum berangkat,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan penumpang lain, Eni, yang mengaku telah menunggu sejak pukul 21.26 WIB.

“Saya sudah menunggu sekitar 1,5 jam. Akhirnya memilih dijemput untuk pulang,” kata pekerja di kawasan Gondangdia yang tinggal di Kota Bekasi tersebut.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB, ratusan penumpang terlihat berkumpul di luar Stasiun Manggarai. Sebagian menunggu jemputan, sementara lainnya memesan ojek daring untuk melanjutkan perjalanan.

Ada pula penumpang yang tetap bertahan di dalam stasiun sambil menunggu informasi lanjutan terkait keberangkatan KRL ke arah Bekasi.

Petugas keamanan stasiun tampak terus memberikan penjelasan kepada penumpang terkait gangguan perjalanan akibat insiden tersebut.

 

Proses Evakuasi Masih Terus Berlangsung

Sebelumnya, KAI Commuter menyatakan proses evakuasi penumpang dan rangkaian kereta masih berlangsung menyusul kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA jarak jauh Argo Bromo di Bekasi Timur.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan pihaknya masih fokus pada penanganan di lokasi kejadian.

“Masih dalam proses penanganan di Stasiun Bekasi Timur untuk kejadian kecelakaan antara Commuter Line dengan kereta jarak jauh,” ujarnya.

Terkait informasi korban, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut dan masih menunggu proses evakuasi selesai.

“Untuk ada atau tidaknya korban, kami masih menunggu proses evakuasi selesai terlebih dahulu. Semua penanganan sedang dilakukan,” kata Karina.

Sementara itu, operasional KRL lintas Bekasi tetap berjalan namun terbatas. Perjalanan hanya sampai Stasiun Bekasi dan belum dilanjutkan hingga Stasiun Cikarang.

KAI Commuter menyatakan akan menyampaikan informasi lebih lanjut, termasuk dampak operasional secara menyeluruh, melalui rilis resmi dalam waktu dekat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6