Sukses

[VIDEO] Tak Sanggup Obati Kanker, Tubuh Siti Disantap Belatung

Di balik kemegahan dan gemerlapnya Jakarta, kisah-kisah memilukan anak manusia masih tersimpan. Siti Mahari salah satunya. Kanker leher rahim atau kanker serviks menggerogoti tubuhnya, namun karena sangat miskin ia tak bisa berobat.

Uluran tangan itu akhirnya datang juga untuk Siti. Sabtu sore, 6 Juli kemarin, sejumlah relawan membawa Siti ke RSCM, Jakarta. Di salah satu ruangan rumah sakit terbesar di Ibukota ini, perempuan 46 tahun itu akan melanjutkan perjuangannya melawan kanker leher rahim yang menggerogoti tubuhnya hingga kering kerontang.

Untuk menjemput Siti di rumah kontrakannya yang sederhana bukanlah hal mudah. Tim relawan harus berjalan kaki menyusuri sepanjang 500 meter gang sempit yang becek. Siti pun harus dibawa dengan tandu karena mobil ambulans tak bisa menjangkau rumahnya, seperti yang tayang pada Liputan 6 Pagi SCTV, Minggu (7/7/2013).

Selama setahun, Siti hanya bisa tergolek lemah di rumah kontrakan yang berukuran 3x3 meter tanpa pengobatan. Kanker serviks membuat kesehatan Siti makin buruk. Kondisi Siti semakin memburuk karena suaminya yang hanya seorang pemulung tak sanggup membawanya berobat ke dokter. Selain lumpuh, sebagian tubuhnya juga jadi makanan belatung.

Sambil memulung, sang suami juga sering membawa Siti dan anak-anaknya yang masih kecil menaiki gerobaknya. Gerobak yang kotor tentu saja penuh kuman. Tapi keluarga ini tak punya cukup waktu untuk memikirkan soal kuman. (Ndy/Yus)