Pujian Prabowo untuk Qori Cilik Juara MTQ Internasional

Prabowo bahkan secara khusus meminta agar Zian menemuinya setelah acara selesai.

Diterbitkan 11 Maret 2026, 09:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo mengapresiasi qori cilik Zian Fahrezi, juara MTQ internasional usia 11 tahun.
  • Prabowo berterima kasih kepada Quraish Shihab atas ceramah tentang perdamaian dan kepemimpinan.
  • Prabowo tersentuh ceramah Quraish Shihab tentang keadilan dan amanah kepemimpinan dari Tuhan.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi qori cilik bernama Muhammad Zian Fahrezi yang melantunkan ayat suci Alquran saat peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara Jakarta, Selasa (10/3/2026). Dia memuji Zian Fahrezi yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat internasional di usia 11 tahun.

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada Ananda Muhammad Zian Fahrezi, umur 11 tahun, juara 1 MTQ di Iran ya? Tahun 2026," kata Prabowo saat memberikan sambutan pada peringatan Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah Tingkat Negara di Istana Negara Jakarta, Selasa malam.

Zian membuka rangkaian acara dengan membaca ayat suci Alquran dari Surah Al-Hasyr ayat 21 hingga 24. Dia melantukan ayat suci Alquran dengan suara yang lantang dan indah.

Prabowo bahkan secara khusus meminta agar Zian menemuinya setelah acara selesai. Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih Zian.

"Saya minta nanti sesudah acara ini menghadap saya, Ananda Muhammad Zian Fahrezi," ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih kepada para ulama dan tokoh agama yang hadir dalam peringatan tersebut, khususnya kepada ulama tafsir terkemuka, Muhammad Quraish Shihab, yang menyampaikan ceramah singkat namun penuh makna.

Menurut dia, tausiyah yang disampaikan Quraish Shihab memberikan pencerahan tentang nilai-nilai mendasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama, mengenai makna perdamaian serta pentingnya menyikapi perbedaan dengan kebijaksanaan.

"Saya sangat berterima kasih kepada Prof. Quraish Shihab yang baru saja memberikan ceramah singkat kepada kita sekalian dan memberi pemahaman tentang hal-hal yang mendasar. Tentang arti damai, arti kedamaian, arti perdamaian, serta bahwa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus mengarah pada perpecahan," jelasnya.

Tersentuh Ceramah Quraish Shihab

Prabowo juga mengaku tersentuh oleh penjelasan Quraish Shihab mengenai konsep keadilan dan makna kepemimpinan. Dia menyebut ceramah tersebut mengingatkannya bahwa kepemimpinan sejatinya merupakan amanah besar yang bersumber dari Tuhan.

"Yang sangat besar artinya bagi saya adalah pencerahan dari beliau tentang keadilan, serta tentang takdir seorang pemimpin yang dipercaya oleh bangsa dan rakyat," tutur Prabowo.

Dia menegaskan bahwa kekuasaan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk menegakkan kebenaran, keadilan, dan kejujuran.

"Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan adalah takdir, dan kekuasaan itu bersumber dari Yang Maha Kuasa. Kekuasaan diberikan sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran, serta sebagai tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat yang dipimpin," pungkas Prabowo.

Momen mengharukan juga terjadi antara Prabowo dan Quraish Shihab. Saat Quraish Shihab selesai memberikan tausiyah, Prabowo bergegas berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju panggung untuk membantu ulama sepuh tersebut turun dari tangga.

Dengan penuh perhatian, kepala negara tampak memapah Quraish Shihab yang berjalan menggunakan tongkat. Keduanya menuruni tangga panggung secara perlahan. Momen itu pun disambut gemuruh tepuk tangan para tamu undangan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6