Transjakarta Ingatkan Bahaya Masuk Jalur Busway Usai Pemotor Tewas Kecelakaan di Gunung Sahari

Transjakarta mengingatkan pengendara bermotor agar tidak memasuki jalur busway menyusul kecelakaan antara bus Transjakarta dan sepeda motor di Gunung Sahari.

Diterbitkan 05 Maret 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Transjakarta imbau tidak masuk jalur busway setelah kecelakaan di Gunung Sahari.
  • Kecelakaan bus Transjakarta dan motor tewaskan satu pemotor, satu luka.
  • Motor menyalip bus dari kiri dengan kecepatan tinggi, menabrak separator.

Liputan6.com, Jakarta - PT Transjakarta mengingatkan agar pengguna kendaraan bermotor tidak memasuki jalur busway. Hal tersebut sebagai respons setelah kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta dan sepeda motor di Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Timur, pada Rabu 4 Maret 2026 malam.

“Transjakarta mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan tidak memasuki jalur bus demi keselamatan bersama,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).

Adapun insiden di Gunung Sahari menyebabkan satu pemotor meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka-luka. Ayu mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.31 WIB dan melibatkan bus operator DMR dengan nomor armada 240205.

Berdasarkan rekaman CCTV, kecelakaan diduga terjadi saat pengendara sepeda motor mencoba menyalip bus dari sisi kiri dengan kecepatan tinggi untuk masuk ke jalur busway.

“Motor menabrak separator (MCB), terjatuh di dalam jalurz Setelah terjatuh di dalam jalur, terjadi kontak dengan bus yang sedang melaju dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam,” jelas Ayu.

Dia menyebut satu korban meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Hermina Podomoro.

 

Amankan Armada Bus

Ayu menjelaskan bahwa pihak Transjakarta telah mengamankan armada bus yang terlibat kecelakaan di Unit Laka Lantas Pancoran untuk kepentingan penyelidikan.

Transjakarta juga menyerahkan rekaman CCTV kepada pihak kepolisian dan menyatakan siap bekerja sama dalam proses investigasi.

“Armada bus telah diamankan di Unit Laka Lantas Pancoran,” kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6