Ketua MPR Tanggapi Desakan MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons desakan MUI yang meminta Indonesia untuk keluar dari Board of Peace (BoP).

Diterbitkan 02 Maret 2026, 16:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • MUI mendesak Indonesia keluar dari Board of Peace Gaza karena serangan AS-Israel ke Iran.
  • Presiden Prabowo mencermati situasi global dan aspirasi masyarakat terkait desakan MUI.
  • MUI menilai BoP tidak efektif mewujudkan kemerdekaan Palestina, justru memicu konflik.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua MPR Ahmad Muzani merespons desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Indonesia untuk keluar dari Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pasca-terjadinya serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Dia menyebut, peluang itu bergantung pada sikap Presiden Prabowo Subianto yang masih mencermati situasi global saat ini.

“Semua pandangan yang berkembang di masyarakat akibat situasi ini Presiden menyimak dengan seksama,” kata Muzani di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, Prabowo masih terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah. Termasuk mendengarkan berbagai aspirasi dari dalam negeri.

“Beliau akan terus mencermati keadaan di Timur Tengah, termasuk mendengarkan, membaca pandangan dan pikiran yang berkembang di tanah air dari semua lapisan masyarakat,” ujarnya.

Terkait desakan agar Indonesia keluar dari BoP, Muzani menegaskan Presiden sudah mendengar Tausiyah MUI tersebut.

“Ya, saya kira Presiden sudah tahu,” tandasnya.

Tausiah MUI

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. MUI mendoakan almarhum menjadi penghuni surga. Ucapan belasungkawa dan doa untuk Ali Khamenei tertuang dalam Tausiyah MUI tentang Eskalasi Serangan Israel-Amerika terhadap Iran. 

Seperti dikutip dari situs resmi MUI, Tausiyah MUI tersebut dikeluarkan melalui surat Nomor: Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan pada Minggu (1/3/2026). 

MUI mengatakan, Amerika yang tengah memainkan peran sentral dalam pengelolaan konflik Palestina melalui Board of Peace (BoP) kini menghadapi pertanyaan besar, apakah strategi tersebut sungguh diarahkan untuk perdamaian yang adil atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur kemerdekaan Palestina. 

"Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina," tegas sikap MUI dalam Tausiyah. 

MUI menilai yang terjadi justru sebaliknya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan serangan bersama Israel terhadap Iran dan memicu perang regional yang melibatkan berbagai kekuatan, baik secara langsung maupun melalui proksi. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6