BMKG Prediksi Cuaca Hari Ini Sabtu 21 Februari 2026, Cuaca Jabodetabek Hujan Malam Nanti

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah Jabodetabek pada Rabu (21/2/2026) akan didominasi hujan.

Diterbitkan 21 Februari 2026, 06:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi cuaca di wilayah Jabodetabek pada Sabtu (21/2/2026) akan didominasi awan tebal hingga hujan petir. Demikian prediksi cuaca hari ini.

Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Jakarta diprakirakan hujan ringan, terkecuali Kepulauan Seribu yang diprediksi hujan petir.

Memasuki siang hari, diprakirakan berawan tebal di beberapa wilayah, seperti Jakarta barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat. Ada pun wilayah Jakarta Utara dan Jakarta timur diprakirakan hujan ringan. Adapun untuk Kepulauan seribu diprakirakan hujan ringan.

Pada malam hari, kondisi langit diperkirakan kembali hujan dengan entitas petir dan berpeluang terjadi di seluruh wilayah Jakarta, meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, hingga Kepulauan Seribu terkecuali Jakarta Timur akan hujan sedang.

Untuk daerah penyangga seperti Bogor, dan Depok, Jawa barat, diprakirakan berawan tebal di pagi hari dan Bekasi diprakirakan hujan ringan. Namun untuk di siang hari diprakirakan hujan ringan di ketiga wilayah seperti Bogor dan Bekasi dan Depok. Sedangkan untuk malam hari ketiga wilayah diprakirakan hujan sedang.

Lalu untuk wilayah Tanggerang, Banten diprakirakan hujan ringan di pagi hari. Sedangkan di siang hari diprakirakan berawan tebal dan di malah hari akan hujan dengan entitas petir.

Berikut informasi prakiraan cuaca hari ini di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:

 Kota  Pagi  Siang   Malam 
 Jakarta Barat Hujan Ringan Berawan Tebal Hujan Petir
 Jakarta Pusat  Hujan Ringan Berawan Tebal Hujan Petir
 Jakarta Selatan Hujan Ringan Berawan Tebal Hujan Petir
 Jakarta Timur  Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Sedang
 Jakarta Utara  Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Petir
 Kepulauan Seribu  Hujan Petir Hujan Ringan Hujan Petir
 Bekasi  Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Sedang
 Depok  Berawan Tebal Hujan Ringan Hujan Sedang
 Kota Bogor  Berawan Tebal Hujan Ringan Hujan Sedang
 Tangerang Hujan Ringan Berawan Tebal Hujan Petir

Detik-detik Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris, Sirene Berbunyi tapi Palang Belum Menutup

Sebelunya, kereta bandara menabrak badan truk kontainer bermuatan sekoci di lintasan sebidang dekat Stasiun Poris, Kota Tangerang, Jumat pagi 20 Februari 2026, setelah truk terlanjur berada di atas rel saat sirene peringatan berbunyi namun palang pintu belum tertutup.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.05 WIB saat hujan masih turun rintik-rintik dan arus lalu lintas di sekitar perlintasan sudah ramai oleh pengendara yang hendak beraktivitas.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar menunjukkan kepala truk telah melewati rel, sementara bagian badan kontainer yang panjang masih melintang di lintasan.

Dalam rekaman tersebut, sirene peringatan kereta terdengar berbunyi. Namun, sebelum palang pintu bergerak menutup, kereta bandara yang juga membunyikan klakson udara melaju dan menabrak badan truk kontainer.

Tabrakan mengakibatkan rangkaian kereta mengalami kerusakan, dengan kaca pecah dan berserakan di sekitar lokasi.

Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan

Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari mengatakan, petugas palang pintu sebenarnya telah membunyikan sirene sebagai tanda kereta akan melintas. Namun, posisi truk sudah terlanjur masuk ke area rel saat palang belum tertutup.

“Sehingga pada saat sirene dibunyikan, posisi kontainer itu sudah masuk di lintasan rel kereta. Nah kemudian baru pintu palang apinya bergerak untuk menutup, sehingga pada saat kepala mobil sudah melintas, masih tertinggal badan kontainer, karena kita tahu kontainer ini kan panjang volumenya, sehingga yang tertabrak itu badan dari kontainernya itu sendiri,” ujar Jauhari.

Ia menambahkan, kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV, mengumpulkan keterangan saksi di lokasi, serta meminta keterangan dari sopir truk kontainer.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6