Diplomasi Pendidikan RI–Filipina Diperkuat lewat Kolaborasi Kampus

KBRI Manila melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan menjajaki kerja sama strategis dengan perguruan tinggi Indonesia untuk memperluas kehadiran pendidikan nasional di Filipina.

Diterbitkan 19 Februari 2026, 12:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - KBRI Manila melalui Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) mulai memperkuat penetrasi pendidikan tinggi Indonesia di kawasan Asia Tenggara dengan menjajaki kolaborasi strategis bersama MNC University.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Manila Nina Yulianti melakukan courtesy meeting ke kampus MNC University di Jakarta pada Jumat (13/2/2026) untuk membahas peluang kerja sama pendidikan dan pengembangan pasar mahasiswa di Filipina.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor MNC University Dendi Pratama, didampingi Wakil Rektor I Bernadetta Kwintiana Ane, Ketua Program Studi Industry & Creative Iwan Gunawan, serta Direktur Kerja Sama Fenny Yutika Selly.

Dalam pertemuan tersebut, Nina Yulianti menilai Filipina sebagai pasar potensial bagi perguruan tinggi Indonesia, khususnya institusi yang memiliki keterkaitan kuat dengan sektor industri kreatif.

“Tugas kami adalah menjadi jembatan bagi perguruan tinggi nasional untuk bertransformasi di level global. MNC University memiliki DNA industri yang sangat kuat, dan kami melihat peluang besar bagi mereka untuk berkolaborasi dengan mitra-mitra strategis di Manila, baik dalam skema pertukaran mahasiswa maupun pengembangan kurikulum bersama,” ujar Nina.

MNC University merupakan perguruan tinggi yang lahir dari pengembangan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) MNC dan berada di bawah ekosistem MNC Group. Universitas ini mengusung pendekatan pendidikan berbasis industri dengan fokus pada kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja global.

 

Sinergi Diplomatik Pendidikan

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mendalami implementasi kerja sama bilateral Indonesia–Filipina di bidang pendidikan tinggi dan industri kreatif sepanjang 2026. Sejumlah agenda yang dibahas meliputi pemetaan regulasi pendidikan Filipina, peluang pembukaan program internasional, serta kolaborasi riset lintas negara.

Wakil Rektor I MNC University Bernadetta Kwintiana Ane menyambut positif dukungan KBRI Manila dan menilai sinergi diplomatik tersebut sebagai faktor penting dalam penguatan internasionalisasi kampus.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas mahasiswa internasional, tetapi juga memperkuat posisi pendidikan tinggi Indonesia sebagai pusat keunggulan di kawasan Asia Tenggara.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6