AHY Soroti Ancaman Perang Dunia Ketiga: Saatnya Kita Semakin Kuat Bersatu

AHY menyoroti ancaman perang dunia ketiga hingga krisis iklim.

Diterbitkan 18 Februari 2026, 20:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • AHY menyoroti ketidakpastian global: ancaman perang, geopolitik, dan krisis iklim.
  • Indonesia harus kuat dan berdaya saing agar tidak tertinggal di era global.
  • Demokrat akan kawal pemerintahan Prabowo untuk pembangunan adil dan berkelanjutan.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti soal meningkatnya ketidakpastian global, mulai dari ancaman perang hingga krisis iklim. Ia menyebut dunia saat ini berada dalam situasi yang tidak menentu dan penuh tantangan.

Hal ini disampaikan AHY dalam perayaan Imlek 2577 Kongzili yang digelar Partai Demokrat di The Ballroom Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

“Negara-negara besar juga selalu menghadapi tantangan. Dunia hari ini penuh dengan ketidakpastian. Saatnya justru kita semakin kuat bersatu,” kata AHY.

Ia juga menyinggung ketegangan geopolitik dunia yang kerap memicu konflik bersenjata, bahkan ancaman perang berskala besar.

“Belum lagi bicara ketidakpastian geopolitik, perang kerap terjadi, dan ancaman Perang Dunia Ketiga juga menghantui kita ketika negara-negara besar, pemimpin-pemimpin besar juga berada dalam sekat-sekat yang seringkali sulit untuk ditebak, banyak kejutan,” jelasnya.

Selain isu, AHY juga menyoroti dampak krisis iklim yang memicu bencana, serta kelangkaan sumber daya yang berpotensi memicu konflik global.

“Krisis iklim menyebabkan banyak bencana termasuk kekeringan, kelaparan, dan juga kehancuran di sana-sini,” ucapnya.

Menurut AHY, dalam menghadapi situasi global tersebut, Indonesia harus memiliki daya tahan nasional yang kuat serta meningkatkan daya saing agar tidak tertinggal di era perkembangan teknologi yang amat pesat.

“Kita tidak boleh tertinggal, tidak boleh menjadi pecundang, tidak boleh hanya menjadi penonton di negeri kita sendiri,” kata AHY

Demokrat Kawal Pemerintahan Prabowo

Oleh sebab itu, ia memastikan Partai Demokrat akan berperan aktif dalam mendukung jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. AHY menilai, Indonesia harus dibangun secara adil dan berkelanjutan.

“Itulah mengapa Bapak Ibu sekalian, Demokrat ingin terus mengawal, menyukseskan pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan bangsa yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujarnya.

AHY berujar, Partai Demokrat akan memastikan tidak ada kelompok maupun daerah yang tertinggal di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita ingin Indonesia tumbuh, maju, berkembang, where no one, no region, and no generation is left behind. Semua harus maju, semua harus sejahtera,” kata AHY.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6