Soekarno Run 2026 Beri Beasiswa ke 20 Pelari Pelajar Tercepat, Masing-masing Dapat Rp 5,3 juta

Soekarno Run Runniversary 2026 memberikan beasiswa pendidikan senilai total Rp 100 juta kepada 20 pelari finish tercepat dalam kategori pelajar.

Diterbitkan 15 Februari 2026, 11:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gelaran Soekarno Run Runniversary 2026 menghadirkan hal baru di penyelnggaran tahun ini. Salah satunya, beasiswa pendidikan senilai total Rp 100 juta kepada 20 pelari finish tercepat dalam kategori pelajar.

Ketua Panitia Soekarno Run Runniversary 2026, Muhammad Syaeful Mujab, menuturkan, hal itu menjadi insiatif dan bentuk komitmen nyata Soekarno Run dalam mendorong prestasi sekaligus memperkuat akses pendidikan bagi generasi muda.

"Kami ingin memastikan bahwa kecepatan di lintasan berbanding lurus dengan percepatan masa depan mereka. Beasiswa ini adalah bentuk dukungan konkret agar pelajar berprestasi terus melangkah lebih jauh, tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam pendidikan," ujar Syaeful Mujab, di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026).

Dia mencatat, pelari kategori pelajar tahun ini mendapat antusiasme tinggi dengan partisipasi siswa dari berbagai sekolah di Jakarta dan sekitarnya.

Pemberian beasiswa masing-masing sebesar Rp5,3 juta diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan, mulai dari biaya sekolah, perlengkapan belajar, hingga pengembangan diri.

"Melalui inisiatif ini Soekarno Run menegaskan komitmennya untuk tidak hanya merawat semangat kebangsaan, tetapi juga membangun generasi unggul melalui pendidikan yang berkualitas," jelas Mujab.

"Podium kategori pelajar bukan sekadar simbol kemenangan di lintasan, melainkan juga investasi untuk masa depan," imbuhnya.

Sebagai informasi, ajang Soekarnorun diselenggarakan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Acara ini yang mengusung semangat perjuangan Soekarno ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi olahraga, tetapi juga panggung afirmasi bagi kepemimpinan anak muda.

Pramono-Rano Lepas 10 Ribu Pelari Soekarno Run 2026

Soekarno Run 2026 resmi dimulai, Minggu (15/2). Tepat pukul 05.30 WIB, di bawah guyuran hujan rintik yang menyelimuti kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Meski cuaca mendung, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto tetap berada di tengah barisan bersama ribuan pelari kategori jarak 10K.

Sebelum ajang lari dimulai, suasana khidmat menyelimuti lokasi saat lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza dikumandangkan. Seluruh peserta tampak ikut bernyanyi dengan penuh penghayatan di tengah rintik hujan.

Usai lagu kebangsaan berkumandang, tampak muncul sosok Bung Karno melalui teknologi imersif berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang menyampaikan pesan perjuangan bagi generasi muda.

Tampak di lokasi, Gubernur Jakarta Pramono Anung secara resmi mengangkat bendera pelepasan (flag-off) tanda dimulainya kategori 10K. Hasto Kristiyanto yang berada di barisan peserta langsung ikut berlari bersama ribuan pelari lainnya.

Berikutnya, tampak Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Puti Guntur Soekarno, yang merupakan cucu dari sang Proklamator melepas kategori 5K. Namun sebelum itu, para peserta kategori ini kembali mendengarkan pesan dari sosok Bung Karno melalui teknologi AI.

Semangat Perjuangan dan Persatuan

Ketua Panitia Soekarno Run 2026, Muhammad Syaeful Mujab, menyebut pelaksanaan tahun ini menjadi momentum penting untuk membumikan semangat perjuangan dan persatuan. Menurutnya, kondisi hujan justru menjadi pertanda semangat yang tetap menyala dan tidak menyurutkan antusiasme 10.000 peserta.

“Bung Karno pernah mengatakan, beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia. Hari ini kita hadirkan bukan hanya 10, tetapi 10.000 pelari. Mari kita merahkan Car Free Day dengan semangat berdikari dan mewarisi cita-cita Bung Karno,” ujar Syaeful Mujab di lokasi.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah fungsionaris DPP PDIP, di antaranya Komarudin Watubun, Yuke Yurike, Charles Honoris, dan My Esti Wijayati. Selain itu, hadir pula kader PDIP Krisdayanti yang ikut bergabung dalam barisan pelari. Tahun ini, panitia juga memberikan beasiswa bagi 500 pelajar terpilih sebagai bentuk apresiasi prestasi di bidang olahraga.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6