Heboh Pengamen di Tambora Jakbar Bopong Karung Besar, Dikira Bawa Mayat, ternyata Ini Isinya

Pengamen bernama Dede itu menemukan biawak di kawasan Petojo dan hendak dipelihara di rumahnya.

Diterbitkan 09 Februari 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Video viral pria membawa karung besar di Tambora memicu dugaan mayat.
  • Polisi klarifikasi: karung itu berisi biawak hidup, bukan jenazah.
  • Pria tersebut, Dede Suherli, berniat memelihara biawak yang ditemukannya.

Liputan6.com, Jakarta - Pria berkaos hitam itu berjalan tergesa-gesa di Gang Krendang Selatan, Tambora, Jakarta Barat. Sebuah karung besar ia sandang di pundaknya.

Langkahnya tak lurus, sempat berhenti, berbalik arah, lalu meneruskan jalan. Di gang sempit yang di kelilingi bangunan-bangunan permanen dan semi permanen, gerak-geriknya menarik perhatian.

Kamera pengawas merekam gerak-gerik si pria dan rekamannya viral di media sosial. Dari situ, kecurigaan muncul. Seorang warga yang memeriksa ulang rekaman CCTV curiga karung itu diduga berisi mayat. Asumsi itulah kemudian menghebohkan warga. Polisi pun turun tangan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengatakan kepolisian telah mendatangi kontrakan di setelah video viral. Ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakannya sesuai dengan rekaman CCTV. Klarifikasi dilakukan di lokasi.

Ternyata, isi karung itu bukan jenazah. Pria tersebut membawa seekor biawak ukuran besar. Hewan itu masih hidup saat dibawa pulang dengan berjalan kaki dari kawasan Petojo menuju Tambora.

“Karena tidak ada uang, dia jalan kaki,” kata Arfan kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).

 

Tak Melanggar Hukum

Kepada polisi, ia mengaku berniat memeliharanya di kontrakan tempat ia tinggal. Tidak ada indikasi pelanggaran hukum yang ditemukan polisi.

"Tidak kita bawa ke Polsek, hanya klarifikasi karena tidak ada pelanggaran juga kan. Memang dia mau pelihara," ujar dia.

Polisi tidak menemukan pelanggaran hukum. Ia tidak dibawa ke kantor polisi. “Hanya klarifikasi karena tidak ada pelanggaran. Memang dia mau pelihara,” ujar Arfan.

 

Kronologi Pengamen di Tambora Menemukan Biawak

Belakangan, pria dalam video itu diketahui bernama Dede Suherli, 29 tahun, warga Jakarta Barat. Ia melintas di gang tersebut pada Sabtu malam, 7 Februari 2026.

Seorang anggota Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Aiptu Zakaria, melakukan panggilan video dengan Dede pada Minggu, 8 Februari 2026.

Percakapan itu diunggah di akun Instagram @jacklyn_choppers. Dalam panggilan tersebut, Dede menjelaskan asal-muasal biawak yang dibawanya. Ia mengaku sedang mengamen di lampu merah kawasan Petojo, Gambir, lalu menemukan biawak di kali.

Hewan itu ia pegang, dimasukkan ke kardus, kemudian dipindahkan ke karung karena tidak ada yang mau menampung.

"Nemu biawak di kali, naik ke darat terus ke pegang. Terus masukin kardus bawa ke lokasi gak ada yang mau, terus ganti pakai karung. Terus bawa-bawa ke Gang Krendang Selatan," kata Dede dalam perbincangan seperti dikutip, Senin.

Dede memperagakan kembali karung berisi biawak itu di layar, mengangkatnya ke pundak seperti dalam rekaman CCTV. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6