Hari Kanker Sedunia, Golkar Dorong Pemerintah Tingkatkan Teknologi-Dokter

Banyaknya masyarakat yang memilih berobat ke luar negeri untuk mengatasi penyakit kanker. Sebab teknologi alat kesehatan dan dokter di Indonesia belum memadai.

Diterbitkan 05 Februari 2026, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kanker adalah penyebab kematian terbesar kedua di Indonesia, butuh kewaspadaan dan deteksi dini.
  • Peningkatan kualifikasi dokter dan teknologi medis penting agar penanganan kanker bisa di Indonesia.
  • Deteksi dini, pencegahan, dan gaya hidup sehat krusial untuk melawan kanker.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR, Sarmuji menegaskan, kanker menjadi penyakit terbesar kedua penyebab kemartian. Dia mewanti, pentingnya meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, dan pencegahan dini terhadap kanker sebelum menjadi masalah besar.

"Harus meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, pencegahan dini terhadap penyakit kanker. Tenaga-tenaga kesehatan kita juga harus ditingkatkan kualifikasinya supaya penyakit kanker itu bisa diatasi di Indonesia," kata Sarmuji kepada awak media di Jakarta, seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (5/2/2026).

Sarmuji menyoroti, banyaknya masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri untuk mengatasi penyakit kanker. Hal itu diamini, sebab teknologi alat kesehatan dan dokter di Indonesia belum memadai untuk menangani beraneka macam kanker.

"Kita ingin memberikan dukungan pada pemerintah untuk bisa melengkapi kualifikasi dokter dan teknologinya supaya bisa diatasi di Indonesia. Semua jenis kanker yang ada bisa berobat di Indonesia," dorong dia.

Dia pun mendoakan, agar semua orang yang terkena kanker bisa sembuh. Caranya, melalui deteksi dini, penanganan dini dan gaya hidup sehat.

"Mudah-mudahan Indonesia menjadi negara yang bisa mengatasi jenis penyakit kanker. Kepada semua pejuang kanker yang saat ini berangkali terkenal penyakit kanker dan keluarganya, ayo kita berjuang," harapnya.

 

Deteksi Dini

Senada, Sri Suparni selaku Istri Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengatakan, deteksi dini menjadi cara mencegah ganasnya penyakit kanker.

"Menjaga kesehatan kita, keluarga kita, dan lingkungan sekitar kita. Harus kita cegah, ya harus memang kita bekerja, dan pencegahan ini sangat penting," kata Sri dalam kesempatan senada.

Sri Suparni yang juga Dewan Penasehat Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) ini menuturkan, dalam acara Seminar bertema "Bersama Melawan Kanker Menuju Masa Depan Lebih Sehat" dalam Rangka Memperingati Hari Kanker Sedunia 2026, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Januari 2026, pihaknya juga menggelar cek kesehatan gratis untuk memeriksa mata, gigi , darah dan tentunya mendeteksi Kanker.

"Hal ini penting untuk memastikan seluruh masyarakat dan anggota IIFPG mengecek kesehatan," ujarnya.

Selain itu, kata dia, kegiatan tidak hanya dihadiri IIFPG saja tapi lintas partai dan organisasi-organisasi lainnya yabg ada di Indonesia.

"Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan membuat kita semua peduli kepada kesehatan, terutama terhindar dari Kanker," pungkasnya.

 

Hari Kanker Sedunia

Diketahui, Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tahunnya pada tanggal 4 Februari. Peringatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Terutama, tentang kanker dan upaya pencegahannya. Sebagai informasi, kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan tahun 2024, Kanker merupakan penyakit katastropik terbesar kedua yang menjadi penyebab kematian orang Indonesia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6