Istri Hoegeng Meninggal, Kapolri: Beliau Pelita Keteladanan Kami

Kapolri mengatakan, Polri telah kehilangan sosok yang selama hidupnya melekat dengan keteladanan dan kesederhanaan. Bagi Polri, Eyang Meri merupakan saksi perjalanan panjang institusi kepolisian.

Diterbitkan 03 Februari 2026, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Meriyati Roeslani Hoegeng, istri Jenderal Hoegeng, meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026).
  • Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka mendalam, menyebutnya teladan dan saksi sejarah Polri.
  • Jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Giri Tama, Bogor, dekat makam suaminya.

Liputan6.com, Jakarta - Meriyati Roeslani, istri Hoegeng Iman Santoso meninggal Dunia pada Selasa (3/2/2026). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Meriyati Hoegeng.

Kapolri menyampaikan ucapan belasungkawa melalui akun instagram pribadinya. Jenderal Listyo turut mengunggah foto kenangan terakhir bersama dengan Eyang Meri. 

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Saya selaku Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari, mewakili seluruh keluarga besar institusi Polri dan Bhayangkari, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri tercinta dari Alm. Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso," kata Listyo dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026). 

Listyo mengatakan, Polri telah kehilangan sosok yang selama hidupnya melekat dengan keteladanan dan kesederhanaan. Bagi Polri, Eyang Meri merupakan saksi perjalanan panjang institusi kepolisian.

"Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi juga pelita keteladanan bagi kami," ujar dia.

Sosok eyang Meri dinilai memberi inspirasi bagi generasi penerus Polri dan Bhayangkari dalam menjaga marwah institusi.

"Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi," ujar dia. 

Listyo turut mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima dan mendapat tempat mulia di sisi Tuhan. Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan dan ketabahan.

"Sekali lagi, kami sampaikan duka cita yang mendalam. Semoga segala jasa dan amal ibadah almarhumah diterima, serta beliau mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT. Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan. Kami yang berduka, Keluarga Besar Polri," tutupnya.

Dimakamkan di Dekat Jenderal Hoegeng

Rencananya, jenazah Meriyati Hoegeng akan dimakamkan pada esok hari atau Rabu (4/2/2026) setelah dilakukan proses penyemayaman di rumahnya.

"Informasi dari keluarga besok dimakamkan," ucap Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Liputan6.com, Meriyati Hoegeng akan dimakamkan di dekat lokasi pemakaman suaminya, Jendral Purnawirawan Hoegeng Iman Santoso. Lokasinya di Taman Makam Giri Tama, Tonjong, Bogor.

Untuk diketahui, Sosok yang akrab disapa Eyang Meri itu wafat dalam usia 100 tahun.Kabar duka tersebut dikonfirmasi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri RS Bhayangkara Polri, Brigadir Jenderal Polisi Prima Heru Yulihartono.

Dia menyampaikan, Meriyati mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.24 WIB setelah menjalani perawatan akibat sakit. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6