Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan Jalan Rusak, Warga Bisa Melapor Lewat Telepon dan WA

Pemprov DKI Jakarta membuka hotline pengaduan jalan rusak yang membutuhkan perbaikan.

Diterbitkan 30 Januari 2026, 09:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga meningkatkan pemantauan terhadap kondisi jalan rusak yang membutuhkan perbaikan. Selain itu, respons cepat terhadap setiap temuan kerusakan jalan di lapangan juga menjadi perhatian.

Tidak hanya itu, masyarakat kini juga dapat melaporkan temuan jalan rusak melalui berbagai kanal pengaduan resmi yang disediakan Pemprov DKI Jakarta. Kini laporan tidak hanya bisa dilakukan di aplikasi JAKI, tetapi juga dapat disampaikan langsung ke Posko Dinas Bina Marga melalui hotline 021-3844444.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny layanan posko aduan ini dapat dihubungi melalui telepon maupun aplikasi WhatsApp untuk memudahkan warga menyampaikan laporan secara cepat.

“Keberadaan hotline ini diharapkan menjadi sarana efektif bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas di Jakarta,” kata Wenny dalam keterangannya, dikutip Jumat (30/1/2026).

Ia menyampaikan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan sangat mengapresiasi peran aktif yang diambil masyarakat dalam melaporkan kerusakan jalan. Pasalnya, kata Wenny laporan dari warga sangat membantu percepatan penanganan jalan rusak di lapangan.

“Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti agar jalan rusak tidak menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengendara,” katanya.

Mitigasi Antisipasi Kecelakaan

Wenny menjelaskan, Dinas Bina Marga DKI juga memiliki Satpel Bina Marga di tingkat kecamatan, suku dinas, serta satgas pasukan kuning yang selalu siaga melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Setiap kerusakan yang ditemukan akan langsung ditangani untuk menghindari potensi kecelakaan.

Selain itu, langkah mitigasi juga dilakukan dengan memasang marka atau garis peringatan di titik-titik jalan rusak agar masyarakat lebih waspada saat melintas.

“Penanganan saat ini dilakukan secara sementara dan darurat dengan penambalan. Namun, ketika kondisi cuaca sudah mendukung, perbaikan permanen akan dilakukan menggunakan aspal hotmix agar kualitas jalan lebih baik dan lebih tahan lama,” kata dia.

Ada 6.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta

Diketahui, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah memperbaiki sekitar 6.000 titik jalan berlubang di seluruh wilayah ibu kota selama musim hujan yang melanda Jakarta pada awal 2026.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, peningkatan curah hujan yang mengguyur Jakarta menyebabkan jumlah kerusakan jalan bahkan meningkat, jika dibandingkan dengan Desember 2025.

“Yang udah kita tangani, udah kita TL (tindak lanjut) ada 6.000-an,” kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, dari total 1.400 petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang ada di Dinas Bina Marga, hanya 755 orang yang khusus menangani perbaikan jalan berlubang di seluruh Jakarta.

Heru mengakui, kondisi ini membuat kebutuhan penambahan tenaga PJLP menjadi penting. Khususnya petugas yang menangani jalan berlubang sekaligus melakukan perawatan rutin terhadap kondisi jalan.

“Jadi kan kebutuhan PJLP kami saat ini, kami punya PJLP 1.400-an ya. Yang nanganin lubang itu cuma 755 se-Jakarta,” kata Heru.

Ia menambahkan, jumlah tambahan PJLP yang dibutuhkan masih menunggu evaluasi internal sesuai kebutuhan perbaikan jalan. Penambahan PJLP di Dinas Bina Marga pun telah disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6