Banyak ‘Ranjau’ Lubang di Jalan Hantui Pengendara Motor di Depok

alah seorang warga Beji, Kasna sempat menjadi korban. Dia terjatuh dari motor akibat lubang di Jalan Tole Iskandar. Saat melintas, Kasna tidak dapat menghindari lubang dengan lebar sekitar 15 senti meter dan kedalaman lima meter.r

Diterbitkan 26 Januari 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hujan lebat yang mengguyur Kota Depok membentuk banyak lubang di sejumlah jalan di Kota Depok. Lubang yang ditemukan berukuran cukup besar sehingga menyebabkan sejumlah pengendara motor terjatuh.

Salah seorang warga Beji, Kasna sempat menjadi korban. Dia terjatuh dari motor akibat lubang di Jalan Tole Iskandar. Saat melintas, Kasna tidak dapat menghindari lubang dengan lebar sekitar 15 senti meter dan kedalaman lima meter.

“Lubangnya tidak terlihat, akibatnya terjatuh karena ban depan motor saya masuk ke dalam lubang,” kata Kasna, Senin (26/1/2026). 

Kasna berharap Pemerintah Kota Depok segera perbaikan jalan berlubang untuk menghindari pengendara motor terjatuh. Selain itu, dia juga meminta agar ditambah lampu penerangan di sejumlah jalan. Sehingga dapat membantu pengendara mengetahui apabila terdapat jalan berlubang. 

“Waktu itu, selain faktor lubang, minimnya lampu penerangan membuat saya tidak mengetahui adanya lubang, karena saat itu posisi jalannya kurang lampu penerangan,” ucap Kasna. 

Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kanit Kamsel) Satlantas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari menuturan, Polisi melakukan perbaikan jalan, atau penutupan lubang menggunakan aspal. Diketahui, sejumlah jalan di Kota Depok berlubang sehingga dapat menimbulkan resiko kecelakaan lalu lintas.

“Kita lakukan penambalan jalan berlubang, kita perbaiki untuk mencegah terjatuhnya pengendara motor,” ujar Elly.

 

Titik Lokasi Jalan Berlubang di Depok

Elly menjelaskan, sejumlah jalan yang banyak ditemukan lubang berada di Jalan Juanda, Tole Iskandar, kawasan GDC, Jalan Raya Bogor. Penambalan jalan berlubang merupakan upaya Satlantas Polres Metro Depok bersama DPUPR Kota Depok, fatalitas terjadinya kecelakaan lalu lintas.

 “Lubang ini disebabkan curah hujan tinggi sehingga mengikis jalan, akhirnya banyak jalan berlubang,” jelas Elly.

 Satlantas Polres Metro Depok turut mendapati sejumlah jalan nasional lainnya, yakni Jalan Raya Bogor, Jalan Raya Parung-Ciputat, ditemukan sejumlah lubang. Satlantas Polres Metro Depok berusaha untuk melakukan penutupan lubang dengan aspal, guna mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Termasuk Jalan Raya Margonda, kan termasuk daerah black spot, jadi ya harus cepat diperbaiki,” ucap Elly.

Satlantas Polres Metro Depok telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat. Hal itu berkaitan dengan perbaikan jalan berlubang sesuai dengan status jalan yang ada di Kota Depok.

 

“Kita menemukan ada puluhan lubang dari sejumlah jalan, jarak antar lubang satu dengan lubang lainnya mencapai 20 sampai 200 meter, makanya kita berkoordinasi untuk segera diperbaiki,” ungkap Elly.

 

Selain mendapati jalan berlubang, Satlantas Polres Metro Depok turut menemukan jalan bergelombang dampak dari curah hujan yang tinggi. Polres Metro Depok telah memberikan sejumlah tanda di lokasi jalan yang berlubang untuk diketahui pengguna jalan.

 

“Di Jalan Raya Bogor yang sudah dipakein cone, cuma kan cone tuh berbahaya ya, jadi makanya harus cepat diperbaiki, karena kalau enggak, pastinya di situ jalan lurus, enak buat ngebut, nah orang nggak tahu kalau di situ jalan berlubang, itu kan bahaya,” terang Elly.

 

Elly meminta kepada pengendara dapat menjaga kecepatannya dan fokus saat berkendara. Hal itu untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat lubang di jalan maupun jalan yang licik akibat curah hujan yang tidak menentu.

 

“Hati-hati bilamana ada jalan berlubang, jangan sampai nanti tergelincir ataupun jatuh, bisa mengendalikan kendaraan dengan baik, dan pastikan tetap aman,” tutur Elly. (Dicky Agung Prihanto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6