Liputan6.com, Jakarta - Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe, vokalis band Letto, angkat bicara terkait penunjukannya sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Noe menegaskan posisinya bukan pembuat kebijakan, melainkan pemberi masukan dan rekomendasi kepada negara.
"Tenaga Ahli itu enggak buat peraturan. Tenaga Ahli itu memberi masukan kepada pemerintah, mungkin bisa diteruskan ke Presiden, terhadap situasi, risiko, dan rekomendasi. Jadi ini sebagai indra mata, akal, telinga, apa sih yang terjadi? Harusnya gimana sih untuk bisa memperbaiki situasi?" kata Noe dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Noe mengatakan masukan kepada negara sudah ia lakukan sejak lama melalui berbagai forum diskusi, seminar, video, dan ruang dialog publik.Bedanya, kali ini peran tersebut dijalankan dalam kerangka kelembagaan. Menurutnya, penyesuaian simbolik seperti memakai peci dan dasi hanyalah bagian dari eksperimen yang sedang dijalani.
Advertisement
Noe mengakui banyaknya keresahan dan kritik publik atas penunjukan dirinya. Dia menyebut kritik tersebut wajar dan tidak bisa disalahkan.Menurutnya, masyarakat berhak bersikap skeptis karena sejarah kerap menunjukkan figur yang masuk sistem kemudian kehilangan suara kritisnya.
"Tapi pertama saya pengen meng-address untuk teman-teman Maiyah. Posisi saya TA tidak mengubah apapun sama sekali, Maiyahan saya tetap Maiyahan posisinya. Karena itu yang primer, itu nomor satu," ucap dia.
Dia membantah anggapan masuknya ke DPN sebagai bentuk keberpihakan politik. Noe menegaskan dirinya tidak berada di bawah kepentingan tokoh atau kekuatan politik mana pun. Ia menyebut hanya bertanggung jawab pada nilai yang diyakininya dan kepada Tuhan.
"Jadi tenang aja. Kalau di bawah Bahlil, di bawah siapa segala macam, no, no, no, no, no. Kita enggak di bawah siapa-siapa," ucap dia.
Menjawab tudingan masuk sistem, Noe membedakan secara tegas antara negara dan pemerintah.
Dia menilai pemerintah merupakan bagian dari negara yang bergerak dalam siklus politik lima tahunan, sementara negara memiliki kepentingan jangka panjang. Dalam kerangka itu, ia menempatkan dirinya pada posisi negara, bukan kepentingan pemerintahan.
"Oke, soal masuk sistemnya gitu. Jadi yang saya pandang adalah kita masuk sistem negara untuk membantu pemerintah agar tetap lurus di dalam bangsa," ucap dia.
Â
Kompetensi dan Independensi Dipertanyakan
Terkait kritik soal kompetensi, Noe menilai pertahanan negara tidak semata urusan senjata dan perang fisik. Dia menyebut ancaman terhadap negara juga datang dari perang nonmiliter seperti disinformasi, runtuhnya kepercayaan publik, perpecahan sosial, hingga perang kognitif yang memengaruhi cara berpikir masyarakat.
"Perang kognitif itu gimana sih? Perang kognitif itu berhubungan dengan yang kamu pakai sehari-hari ini, mempengaruhi otak. Itu bisa menghancurkan negara. Contohnya kayak kita, kayak kita sekarang ini menurutmu baik-baik saja? Kita terpecah belah satu sama lain, susah banget kok percaya satu sama lain. Ya make sense karena kita tidak punya parameter, bagaimana kita bisa mempercayai satu sama lain. Inilah kenapa eksperimen ini harus dilakukan, kan gitu," ucap dia.
Soal independensi, Noe menegaskan sikapnya tidak berubah. Dia menyebut kritik dan masukan kepada negara sudah ia sampaikan bahkan sebelum resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli. Dia menegaskan tidak akan menggadaikan sikap hanya karena jabatan.
"Tentang DPN ini, ada yang khawatir tentang tentu saja kekritisan akan jadi ayam sayur, enggak akan berani mengkritik lagi. Kalau Anda melihat saya setahun terakhir ngomong, dan Anda mengatakan saya cukup kritis pada time frame saya satu tahun terakhir itu, ada fakta di belakang layar. Bahwa dalam satu tahun itu, saya juga ngasih input ke DPN," ucap dia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478802/original/097783800_1768925257-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479056/original/034214600_1768966644-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_07.20.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479997/original/027162300_1769003247-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_20.19.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479842/original/019250800_1768993056-Pemkot.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479957/original/032059100_1768999415-1000018668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5429579/original/017601900_1764607239-Lutung_Kutai_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479840/original/043556500_1768992421-Screenshot_20260120_155044_Gallery.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479923/original/012282400_1768996183-IMG_2855.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479876/original/000583500_1768993870-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_18.02.50.jpeg)