Banjir di Kota Tangerang Usai Hujan Deras Seharian, Ini Lokasi yang Masih Terdampak

Di Kecamatan Benda, banjir terjadi di sejumlah lokasi, antara lain Kampung Rawa Bokor RT 002/RW 01 dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter yang menggenangi jalan dan permukiman warga.

Diterbitkan 12 Januari 2026, 18:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Hujan deras sebabkan banjir di lima kecamatan Tangerang dengan genangan hingga 60 cm.
  • Pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi, menimpa mobil namun tanpa korban jiwa.
  • BPBD melakukan penyedotan air dan menyiagakan personel antisipasi banjir lanjutan.

Liputan6.com, Jakarta - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang sejak Senin (12/1/2026) dini hari hingga siang hari menyebabkan banjir dan pohon tumbang di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat sedikitnya lima kecamatan terdampak banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan hujan dengan intensitas tinggi membuat genangan mulai muncul sejak pagi hari di sejumlah titik.

“Lima kecamatan yang terdampak banjir yaitu Benda, Neglasari, Periuk, Jatiuwung, dan Cibodas,” kata Mahdiar, Senin (12/1/2026).

Mahdiar menjelaskan, ketinggian genangan bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga 60 sentimeter. Di Kecamatan Benda, banjir terjadi di sejumlah lokasi, antara lain Kampung Rawa Bokor RT 002/RW 01 dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter yang menggenangi jalan dan permukiman warga.

Genangan juga terpantau di Kampung Baru RT 002/RW 04, Jurumudi, setinggi 50 sentimeter. Sementara di Pondok Pesantren At-Taqwa RW 09, Belendung, air setinggi 30 sentimeter menggenangi terowongan.

Selain itu, banjir setinggi 40 sentimeter terjadi di jalan depan Polsek Benda, serta 50 sentimeter di Kampung Rawa Bamban, Jurumudi Baru, dan Jalan Husein Sastranegara, Jurumudi Baru.

“Di Jalan Atang Sanjaya RT 005/RW 01, Benda, genangan setinggi 40 sentimeter menyebabkan sekitar 40 jiwa mengungsi ke Posko Damkar Benda,” ujarnya.

Untuk Kecamatan Neglasari, banjir terjadi di satu titik, yakni Perumahan Bandara Mas RW 06, Selapajang Jaya, dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter.

Sementara di Kecamatan Periuk, terdapat tiga titik genangan, masing-masing di Jalan Situ Bulakan, Jalan Mutiara Peluit, dan Jalan Regency depan Pasar Regency, dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter.

 

 

Antisipasi Pemerintah

Di Kecamatan Jatiuwung, genangan terpantau di Jalan Padjajaran setinggi 30 sentimeter dan Jalan Caplang setinggi 20 sentimeter. Adapun di Kecamatan Cibodas, genangan terjadi di Jalan Darma Wangsa, Uwung Jaya, serta di bawah Flyover Taman Cibodas.

Untuk menangani kondisi tersebut, BPBD Kota Tangerang melakukan penyedotan genangan, terutama di fasilitas umum dan ruas jalan utama agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.

“Kami juga menyiagakan personel serta perahu untuk membantu mobilisasi warga di area yang masih tergenang,” kata Mahdiar.

Ia menambahkan, berdasarkan pantauan debit air sungai melalui CCTV, ketinggian air masih berpotensi meningkat seiring prakiraan hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan berlangsung hingga malam hari, termasuk di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor sebagai daerah hulu.

 

Pohon Tumbang Timpa Mobil

Selain banjir, hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik. Salah satunya terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan II No.10, Babakan, yang menimpa sebuah mobil Toyota Fortuner.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Mahdiar.

Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Jalan Pembangunan 3, sempat mengganggu arus lalu lintas. Namun, berkat koordinasi BPBD dengan pihak terkait, pohon tersebut telah berhasil dievakuasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6