Mensos Gus Ipul: Rp 600 Miliar Bansos Kebencanaan Sumatera Sudah Siap Disalurkan

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyatakan pemerintah menyiapkan dana bansos adaptif kebencanaan di Sumatera.

Diterbitkan 10 Januari 2026, 14:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyatakan pemerintah telah menyiapkan dana bansos adaptif kebencanaan di Sumatera. Dari total kebutuhan anggaran sekitar Rp 2 triliun, pemerintah sudah menyiapkan dana senilai Rp 600 miliar yang siap disalurkan.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026). 

"Untuk kebutuhan ahli waris dan korban luka ada Rp 17 miliar lebih, untuk kebutuhan jaminan hidup lebih dari Rp 326 miliar, kemudian isian huntara dan huntap sudah kami siapkan Rp 169 miliar, dan pemberdayaan ekonomi kami sudah ada siap Rp 141 miliar. Dari simulasi ini sebenarnya kebutuhannya Rp 2 triliun, tetapi yang sudah siap sekarang untuk disalurkan lebih dari 600 miliar," kata Gus Ipul dalam rapat.

Gus Ipul meminta persetujuan dari Mendagri Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana agar anggaran tersebut diterima.

"Kami sudah lapor kepada Kementerian Keuangan, nanti memohon persetujuan Pak Mendagri, insyaallah pada tahap berikutnya akan dicukupi kebutuhan-kebutuhan dana untuk bansos adaptif kebencanaan," ujarnya.

 

Bantuan Isian Rumah

Selain itu, lanjut Gus Ipul, pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi keluarga korban bencana yang menempati hunian sementara maupun hunian tetap. Bantuan meliputi isian rumah senilai Rp 3 juta per keluarga.

"Untuk keluarga yang tinggal di hunian sementara atau hunian tetap, yaitu untuk isian rumah Rp 3 juta," jelasnya.

Gus Ipul menyebut pemerintah juga menyiapknan uang makan untuk setiap keluarga korban bencana  selama tiga bulan.

"Sementara ada dukungan jaminan hidup untuk pembelian lauk pauk sebesar Rp 450 ribu per hari per orang selama tiga bulan," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6