Prabowo Beri Pesan ke Atlet Sea Games: Tabung Bonus untuk Masa Depan

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan atlet SEA Games ke-33 Thailand agar menggunakan bonus yang didapat untuk tabungan masa depan.

Diterbitkan 08 Januari 2026, 20:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan atlet SEA Games ke-33 Thailand agar menggunakan bonus yang didapat untuk tabungan masa depan. Prabowo meminta para atlet tak memakai bonus untuk hal-hal yang tidak baik atau negatif.

"Kita memberi tabungan untuk saudara-saudara dipakai untuk hal-hal yang baik. Saya titip sama saudara-saudara, saudara masih muda banyak ya," ujar Prabowo dalam acara pemberian penghargaan atlet Sea Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026).

"Jangan pakai untuk yang tidak positif, berbuat yang baik, tabung untuk masa depanmu, orang tuamu, untuk dirimu," sambungnya.

Dia sempat melempar candaan kepada atlet angkat besi yang berhasil memecahkan rekor dalam SEA Games ke-33, Rizki Juniansyah. Prabowo berpesan kepada Rizky untuk menggunakan bonus untuk membangun rumah di masa depan.

"Ditabung untuk nanti kalau kau kawin bisa punya rumah yang baik. Yang lain juga ditabung yang baik ya saudara-saudara," ucap Prabowo.

Dia merasa bangga dengan para atlet yang telah menjaga dan mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. Dia menyebut bonus tersebut merupakan penghargaan dari negara atas jerih payah para atlet.

"Saudara-saudara, saya bangga dengan kalian, saya hormat dengan hati saya yang paling dalam atas nama seluruh rakyat Indonesia untuk punya putra-putri yang begitu semangat," papar Prabowo.

 

Prabowo Beri Penghargaan dan Bonus

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menyerahkan penghargaan berupa bonus kepada atlet Sea Games ke-33 yang berhasil membawa pulang medali ke Tanah Air. Prabowo mengundang para atlet hingga pelatih ke Istana Negara, Kamis (8/1/2026) untuk menyerahkan bonus.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan jumlah medali yang berhasil dibawa para atlet Sea Games ke-33 Thailand yakni, 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Jumlah medali emas yang berhasil dibawa pulang melebihi target yang ditetapkan.

"Alhamdulillah target juga di atas Pak, yang tadinya 80 emas kita mendapatkan 91 emas. Dan tentu dilengkapi dengan 111 perak dan 131 perunggu," kata Erick Thohir dalam acara pemberian penghargaan atlet Sea Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Adapun atlet peraih medali emas tunggal mendapat bonus sebesar Rp1 miliar. Ini merupakan bonus tertinggi yang didapat atlet sepanjang sejarah Indonesia.

Sementara itu, peraih medali perak tunggal mendapat Rp315 juta, peraih medali perunggu tunggal Rp157 juta. Kemudian, peraih medali emas beregu mendapat Rp 500 juta per orang.

Selanjutnya, peraih medali perak beregu mendapat bonus Rp220.500.000 per orang. Sedangkan, peraih medali perunggu beregu mendapat Rp110.250.000 per orang

Erick menyampaikan total anggaran bonus untuk atlet maupun pelatih mencapai Rp465.250.000.000. Menurut dia, bonus tersebut sudah disalurkan kepada para atlet dan pelatih melalui Bank BRI.

"Terima kasih Bapak (Presiden) perhatiannya. Tentu ini terdiri dari medali emas tunggal sebesar Rp1 miliar. Ini terbesar sepanjang sejarah juga ini karena Bapak. Terima kasih," tutur Erick.

Prabowo: Bonus Uang untuk Atlet Bentuk Penghargaan, Bukan Upah

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, bonus berupa uang yang diberikan pemerintah kepada atlet berprestasi merupakan bentuk penghargaan karena telah mengharumkan nama Indonesia. Dia menekankan bonus tersebut bukan upah.

"Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah mendorong untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masamu yang akan datang," ujar Prabowo dalam acara pemberian penghargaan atlet Sea Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026).

"Bukan hanya kita seolah-olah membayar upah, tidak. Ini adalah penghargaan karena untuk mencapai tingkat seperti saudara," sambungnya.

Prabowo menyampaikan, para atlet telah mengorbankan tenaga dan waktu untuk berlatih agar dapat membawa pulang medali. Sehingga, kata dia, pemerintah memberikan penghargaan atas keringat dan jerih payah para atlet.

"Saudara korbankan waktumu, saudara korbankan tenagamu, saudara korbankan mungkin hal-hal yang saudara bisa hidup dengan enak, santai, tapi saudara latihan, saudara berjuang. Ini adalah penghargaan atas itu, penghargaan atas keringatmu, atas jerih payahmu," tutur Prabowo.

Dia memahami bahwa seorang atlet membutuhkan mental yang kuat, terlebih mereka yang bertanding di ajang internasional. Dia menyebut para atlet harus tetap semangat berlatih, meskipun sudah lelah dan menyerah.

"Orang yang tidak punya semangat tidak mungkin bisa tampil di tingkat internasional. Saudara mungkin pada saat lelah, capek, kram, sudah mau menyerah, tapi saudara mencari kekuatan dalam, kekuatan energi lagi demi negara, demi orang tua saya, demi kawan-kawan saya, saya tidak boleh menyerah," kata Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6